Perumda Tirta Wening Trenggalek Resmi Luncurkan AMDK “Tirtha Pure” Berbasis Mata Air Gunung Wilis

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek, Lumineerdaily.com – Perumda Tirta Wening Trenggalek memperkenalkan produk air minum dalam kemasan (AMDK) baru bernama Tirtha Pure, Sabtu (22/11/2025). Peluncuran berlangsung di kantor PDAM Tirta Wening dan dihadiri Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara, yang mewakili Bupati Mochamad Nur Arifin.

Direktur Perumda Tirta Wening, Sudarmono, menjelaskan bahwa Tirtha Pure menggunakan sumber air pegunungan Gunung Wilis dengan pH 7,5. Meski memiliki karakteristik air alkali ringan, produk ini dipasarkan sebagai air mineral untuk memudahkan akses dan penerimaan masyarakat. Seluruh proses produksi menggunakan mesin berstandar ISO dan SNI.

Sudarmono menuturkan, keunggulan Tirtha Pure ada pada kemurnian air baku yang tidak dicampur air sumur dalam. Air kemudian diolah melalui penyaringan berlapis dengan instalasi teknologi Hungaria, filtrasi ion modern, hingga sterilisasi ultraviolet. Ia optimistis kualitas Tirtha Pure dapat bersaing dengan AMDK nasional.

Wakil Bupati Syah Mohamad Natanegara menyampaikan apresiasi kepada Perumda Tirta Wening. Ia menilai hadirnya Tirtha Pure dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Pemerintah kabupaten, kata dia, siap mendorong penggunaan AMDK lokal di lingkungan perangkat daerah dan ASN.

Tirtha Pure hadir dalam empat jenis kemasan, yakni:

Gelas 120 ml (48 pcs) – Rp 20.000 per dus

Botol 220 ml (24 pcs) – Rp 22.000 per dus

Botol 600 ml (24 pcs) – Rp 43.000 per dus

Galon baru + isi – Rp 32.000, isi ulang – Rp 18.000

Pada tahap awal, perusahaan memprioritaskan produksi kemasan gelas 120 ml dan botol 220 ml yang banyak dipakai untuk acara dan kebutuhan konsumsi massal. Target awal produksi mencapai 1.000 galon per bulan, diproses di fasilitas Desa Ngares, Trenggalek, dengan kapasitas pengolahan lima liter per detik.

Untuk memperluas pasar, Perumda Tirta Wening menyiapkan pembentukan jaringan keagenan di berbagai kecamatan. Gunung Wilis sendiri dikenal sebagai “Gunung Air” terbesar di Jawa, memiliki puluhan air terjun dan sumber mata air yang stabil sepanjang tahun.

Hadirnya Tirtha Pure menambah pilihan produk AMDK lokal berkualitas dari Kabupaten Trenggalek, sekaligus memperkuat kebanggaan daerah melalui pemanfaatan sumber daya alam yang terjaga.

Berita Terkait

Trenggalek Raih Penghargaan Nasional Berkat Pengadaan Digital yang Transparan
Becak Listrik Ubah Cara Hidup Tukang Becak Lansia di Trenggalek
PKB Trenggalek Fokus Konsolidasi Internal, Siap Ikuti Aturan Pilkada Apa Pun
Guru Relawan Nonsertifikasi Trenggalek Terancam Tak Tercatat Sistem, DPRD Dorong Terobosan Kebijakan
Pengawasan UMK 2026 Diperketat, Disperinaker Trenggalek Fokus Kepatuhan Perusahaan
Kasus DBD di Trenggalek Turun, Angka Kematian Tak Berubah
Konflik Tambang Galian C di Trenggalek Buntu, DPRD Siapkan Sidak ke Desa Ngentrong
DBD Terkonsentrasi di Dua Kecamatan, Trenggalek Hadapi Alarm Dini Musim Hujan 2026

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:56 WIB

Trenggalek Raih Penghargaan Nasional Berkat Pengadaan Digital yang Transparan

Minggu, 11 Januari 2026 - 15:09 WIB

Becak Listrik Ubah Cara Hidup Tukang Becak Lansia di Trenggalek

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:37 WIB

PKB Trenggalek Fokus Konsolidasi Internal, Siap Ikuti Aturan Pilkada Apa Pun

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:26 WIB

Guru Relawan Nonsertifikasi Trenggalek Terancam Tak Tercatat Sistem, DPRD Dorong Terobosan Kebijakan

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:30 WIB

Pengawasan UMK 2026 Diperketat, Disperinaker Trenggalek Fokus Kepatuhan Perusahaan

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:17 WIB

Kasus DBD di Trenggalek Turun, Angka Kematian Tak Berubah

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:05 WIB

Konflik Tambang Galian C di Trenggalek Buntu, DPRD Siapkan Sidak ke Desa Ngentrong

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:00 WIB

DBD Terkonsentrasi di Dua Kecamatan, Trenggalek Hadapi Alarm Dini Musim Hujan 2026

Berita Terbaru