Tulungagung, lumineerdaily.com – Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, SE., ME., menghadiri Pendidikan dan Pelatihan Khusus (Diklatsus) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) se-Jawa Timur yang digelar di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) PC GP Ansor, Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, pada Jumat (10/10/2025).
Acara pembukaan berlangsung khidmat dan diikuti oleh ratusan kader Banser dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, kedisiplinan, dan profesionalisme anggota Banser dalam menjalankan peran sebagai garda terdepan organisasi Nahdlatul Ulama (NU).
Diklatsus yang diselenggarakan oleh Satkorwil Banser Jawa Timur ini terbagi dalam beberapa kategori pelatihan, di antaranya: Banser Tanggap Bencana (Bagana), Banser Husada (Basada), dan Banser Lalu Lintas (Balantas).
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan berbagai materi dan praktik lapangan untuk mencetak kader Banser yang mahir di bidang tanggap bencana, kesehatan, serta pengaturan lalu lintas.
Dalam sambutan pembukaannya, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Keberadaan Banser telah terbukti menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan kerukunan di masyarakat. Melalui diklatsus ini, saya berharap dapat mencetak kader-kader Banser yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga matang secara mental dan spiritual,” ujar Bupati.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh Ketua PCNU Tulungagung, Forkopimcam Ngantru, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, perwakilan Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat.
Sebagai penanda dimulainya kegiatan, dilakukan prosesi penyerahan seragam Banser kepada Bupati Tulungagung serta pemberian cendera mata dari panitia pelaksana.
Diklatsus Banser se-Jawa Timur ini diharapkan mampu memperkuat peran Banser sebagai pelindung masyarakat, penjaga NKRI, dan perekat kerukunan umat.(gun).







