BLITAR, Lumineerdaily.com – Menjelang musim haji 2025, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mempermudah proses pembuatan paspor bagi calon jemaah haji dengan layanan jemput bola. Program ini menyasar jemaah dari Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar, dan Kota Blitar.
Kepala Kantor Imigrasi Blitar, Aditya Nursanto, mengatakan layanan jemput bola dibuat untuk memudahkan jemaah, terutama mereka yang berusia lanjut, agar tidak perlu datang langsung ke kantor imigrasi. Perekaman data biometrik, termasuk foto dan sidik jari, bisa dilakukan langsung di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat.
“Jemaah cukup datang ke kantor Kemenag di daerahnya masing-masing, proses perekaman biometrik bisa dilakukan di sana tanpa harus ke kantor kami,” ujar Aditya, Rabu (26/11/2025).
Layanan jemput bola ini telah dimulai sejak Oktober 2025. Berdasarkan data, total ada 927 jemaah calon haji yang mengikuti program ini, terdiri dari 593 jemaah asal Kabupaten Tulungagung, 283 dari Kabupaten Blitar, dan 51 dari Kota Blitar.
Aditya menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan Kemenag dan sejumlah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) untuk mengoordinasikan jemaah dan memastikan kelengkapan dokumen.
“Dengan layanan ini, kami berharap jemaah bisa lebih tenang dalam mempersiapkan keberangkatan ke tanah suci,” ujarnya.
Program jemput bola pembuatan paspor dinilai penting karena sebagian besar calon jemaah haji sudah berusia lanjut dan memerlukan kemudahan akses pelayanan imigrasi.







