Inflasi Trenggalek Terkendali, Mas Ipin Soroti Risiko Jika Harga Dibuat Terlalu Rendah

- Pewarta

Kamis, 4 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek, Lumineerdaily.com – Laju inflasi Kabupaten Trenggalek tercatat berada di angka 2,53 persen, lebih rendah dibandingkan rerata nasional yang menyentuh 2,8 persen. Angka itu membuat Trenggalek masuk kategori daerah dengan stabilitas harga relatif terjaga. Namun Bupati Mochamad Nur Arifin mengingatkan bahwa stabilitas tersebut tidak boleh dibaca secara hitam-putih.

Menurutnya, inflasi yang terlalu ditekan bisa justru menandakan menurunnya daya beli masyarakat. “Kalau inflasi terus merosot, jangan-jangan masyarakatnya sedang tak kuat membeli,” ujar Arifin seusai High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Rabu, 3 Desember 2025. Sebaliknya, inflasi yang melaju tanpa rem akan menyeret kelompok rentan ke jurang kemiskinan dan memunculkan kekhawatiran stagflasi.

Arifin menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah pusat yang disebutnya berhasil meningkatkan permintaan bahan pangan. Namun ia menilai peningkatan permintaan tanpa kesiapan suplai bisa memicu gejolak harga. “Permintaan MBG tinggi, berarti suplai harus sanggup mengejar,” katanya.

Karena itu ia mendorong percepatan sejumlah program produksi pangan lokal, mulai dari budidaya lele berbasis bioflok hingga perluasan kapasitas produksi padi. Tahun ini Trenggalek mencatat produksi padi tertinggi dalam satu dekade terakhir, mencapai lebih dari 264 ribu ton. Meski stok melimpah, harga gabah dan beras di tingkat petani tetap stabil, sesuatu yang ia sebut sebagai kabar baik. “Petani tidak lagi menunggu harga naik untuk bisa menjual panen,” ujarnya.

Arifin juga menekankan bahwa pengendalian inflasi tidak semata urusan angka, melainkan harus berpijak pada kelestarian alam. Ia menyebut ekonomi Trenggalek harus dibangun dengan “atap lingkungan hidup dan lantai kebutuhan dasar”.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan indikator ekonomi Trenggalek bergerak lebih stabil dibandingkan sejumlah daerah lain di Jawa Timur. Namun Arifin menilai tantangan ke depan justru berada pada kemampuan pemerintah daerah menyeimbangkan agenda nasional, seperti MBG dengan kapasitas produksi lokal agar tidak terjadi tekanan harga

Berita Terkait

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga
Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek
Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak
Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap
DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS
Pendapatan Pajak Penerangan Jalan Trenggalek Capai Rp20,8 Miliar, Warga Minta Penggunaan Dana Lebih Terbuka
Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun
Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:53 WIB

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:46 WIB

Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:34 WIB

Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:08 WIB

Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:30 WIB

Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:59 WIB

Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:40 WIB

Puluhan Sekolah di Trenggalek Belum Punya Kepala Definitif, Jabatan Masih Diisi Plt Berbulan-bulan

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB