Makan Bergizi Gratis Trenggalek Dorong Ekonomi Lokal dan Serap Ribuan Tenaga

- Redaksi

Minggu, 28 Desember 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek, Jawa Timur – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Trenggalek tidak hanya membantu pemenuhan gizi pelajar, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja baru di Kabupaten Trenggalek.

Menurut Wakil Ketua Satgas MBG Trenggalek, Saeroni, setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi melibatkan beragam tenaga kerja, mulai dari juru masak, tenaga gizi, kepala SPPG, tenaga angkutan, hingga relawan. “Rata-rata satu SPPG menyerap 45–50 orang. Jika seluruh 50 SPPG beroperasi, tenaga kerja yang terserap bisa mencapai 2.000–2.500 orang,” ujarnya.

Program MBG juga memperkuat ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan bahan baku lokal. Beras, sayuran, lauk pauk, hingga buah-buahan diupayakan berasal dari produk lokal Kabupaten Trenggalek, sehingga perputaran ekonomi masyarakat setempat meningkat.

“Mulai dari bahan mentah hingga makanan siap saji, semua memberi manfaat bagi warga lokal. Program ini juga memprioritaskan rekrutmen tenaga kerja dari masyarakat sekitar SPPG, dengan sekitar 35 orang diambil langsung dari wilayah setempat,” jelas Saeroni.

Dengan jumlah penerima sekitar 125.000 siswa dan nilai satu porsi makanan sekitar Rp10.000, program MBG menciptakan aktivitas ekonomi harian yang signifikan, menyentuh berbagai lapisan masyarakat.

Program ini menjadi contoh keberhasilan pemberdayaan ekonomi lokal melalui program pemerintah di bidang gizi dan pendidikan, sekaligus menciptakan efek berantai positif bagi masyarakat Trenggalek.

(gn).

Berita Terkait

Trenggalek Raih Penghargaan Nasional Berkat Pengadaan Digital yang Transparan
Becak Listrik Ubah Cara Hidup Tukang Becak Lansia di Trenggalek
PKB Trenggalek Fokus Konsolidasi Internal, Siap Ikuti Aturan Pilkada Apa Pun
Guru Relawan Nonsertifikasi Trenggalek Terancam Tak Tercatat Sistem, DPRD Dorong Terobosan Kebijakan
Pengawasan UMK 2026 Diperketat, Disperinaker Trenggalek Fokus Kepatuhan Perusahaan
Kasus DBD di Trenggalek Turun, Angka Kematian Tak Berubah
Konflik Tambang Galian C di Trenggalek Buntu, DPRD Siapkan Sidak ke Desa Ngentrong
DBD Terkonsentrasi di Dua Kecamatan, Trenggalek Hadapi Alarm Dini Musim Hujan 2026

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:56 WIB

Trenggalek Raih Penghargaan Nasional Berkat Pengadaan Digital yang Transparan

Minggu, 11 Januari 2026 - 15:09 WIB

Becak Listrik Ubah Cara Hidup Tukang Becak Lansia di Trenggalek

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:37 WIB

PKB Trenggalek Fokus Konsolidasi Internal, Siap Ikuti Aturan Pilkada Apa Pun

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:26 WIB

Guru Relawan Nonsertifikasi Trenggalek Terancam Tak Tercatat Sistem, DPRD Dorong Terobosan Kebijakan

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:30 WIB

Pengawasan UMK 2026 Diperketat, Disperinaker Trenggalek Fokus Kepatuhan Perusahaan

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:17 WIB

Kasus DBD di Trenggalek Turun, Angka Kematian Tak Berubah

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:05 WIB

Konflik Tambang Galian C di Trenggalek Buntu, DPRD Siapkan Sidak ke Desa Ngentrong

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:00 WIB

DBD Terkonsentrasi di Dua Kecamatan, Trenggalek Hadapi Alarm Dini Musim Hujan 2026

Berita Terbaru