Musrena Keren 2026 Tegaskan Arah Pembangunan Inklusif Trenggalek

- Pewarta

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali menegaskan komitmennya menghadirkan perencanaan pembangunan yang lebih inklusif melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Perempuan, Anak, Disabilitas, dan Kelompok Rentan Lainnya (Musrena Keren) 2026. Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Manggala Praja Nugraha dan dibuka oleh Pelaksana Harian Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara, Kamis (26/2/2026).

Dari sudut pandang kebijakan publik, forum ini menandai pergeseran pendekatan pembangunan daerah. Jika sebelumnya perencanaan lebih banyak berfokus pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi makro, kini aspek keadilan sosial dan keberpihakan terhadap kelompok rentan ditempatkan sebagai arus utama.

Musrena Keren menjadi ruang partisipasi yang dirancang untuk memastikan suara perempuan, anak, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan lainnya benar-benar terakomodasi dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Aspirasi yang dihimpun tidak sekadar menjadi catatan, tetapi diarahkan masuk dalam program prioritas perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Syah menekankan bahwa pembangunan tidak boleh menyisakan kelompok mana pun di pinggir kebijakan. Ia menyebut perencanaan yang responsif gender, ramah anak, dan aksesibel bagi penyandang disabilitas sebagai fondasi menuju tata kelola yang berkeadilan.

Forum tersebut juga menghadirkan perwakilan organisasi perempuan, komunitas disabilitas, pegiat perlindungan anak, hingga unsur masyarakat sipil. Diskusi berlangsung dinamis, mulai dari isu layanan kesehatan, akses pendidikan inklusif, hingga peluang pemberdayaan ekonomi bagi kelompok rentan.

Pemerintah daerah memandang partisipasi publik sebagai kunci agar kebijakan lebih tepat sasaran. Dengan memperluas ruang dialog, proses perencanaan diharapkan tidak lagi bersifat top-down, melainkan kolaboratif.

Melalui Musrena Keren, Trenggalek menegaskan arah pembangunan yang tidak hanya mengejar pertumbuhan fisik, tetapi juga memperkuat keadilan sosial. Di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks, pendekatan inklusif dinilai menjadi strategi penting untuk memastikan kesejahteraan dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat. (gun).

Berita Terkait

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga
Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek
Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak
Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap
DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS
Pendapatan Pajak Penerangan Jalan Trenggalek Capai Rp20,8 Miliar, Warga Minta Penggunaan Dana Lebih Terbuka
Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun
Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:53 WIB

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:46 WIB

Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:34 WIB

Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:08 WIB

Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:30 WIB

Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:59 WIB

Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:40 WIB

Puluhan Sekolah di Trenggalek Belum Punya Kepala Definitif, Jabatan Masih Diisi Plt Berbulan-bulan

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB