Pemerintah Siapkan Relokasi Warga Terdampak Longsor Trenggalek, Fokus pada Mitigasi dan Edukasi Bencana

- Pewarta

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek, Lumineerdaily – Upaya penanganan bencana tanah longsor di Kabupaten Trenggalek terus dilakukan secara intensif oleh pemerintah daerah bersama sejumlah instansi pusat dan provinsi. Pemerintah Kabupaten Trenggalek memastikan langkah cepat berupa evakuasi, bantuan logistik, hingga rencana relokasi bagi warga terdampak di Desa Depok, Kecamatan Bendungan.

Bencana longsor yang terjadi pada Sabtu (1/11/2025) menewaskan empat orang dalam satu keluarga dan merusak sejumlah rumah warga. Kondisi geografis wilayah yang berada di lereng dengan struktur tanah labil membuat kawasan tersebut masih berpotensi mengalami longsor susulan.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menegaskan, pemerintah daerah kini fokus pada dua langkah utama: penanganan darurat dan rencana relokasi permanen bagi warga yang tinggal di zona merah. “Prioritas saat ini adalah keselamatan masyarakat. Kami sudah menyiapkan tempat pengungsian sementara sekaligus memetakan lokasi relokasi yang aman,” ujarnya.

Ia menambahkan, Dinas Sosial dan BPBD Trenggalek telah menyiapkan fasilitas dasar bagi para pengungsi, seperti logistik, air bersih, serta tempat istirahat di sekolah yang digunakan sebagai pos darurat. Selain itu, pemerintah juga akan menggandeng Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kementerian Sosial untuk mendukung pendanaan relokasi jangka panjang.

Pemerintah daerah mencatat, sedikitnya 95 rumah warga di Desa Depok berada di kawasan rawan pergerakan tanah dan diusulkan untuk direlokasi total. Pengkajian teknis terhadap lokasi relokasi baru sedang dilakukan bersama tim provinsi.

Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah cepat pemerintah daerah. Menurutnya, penanganan bencana kali ini menjadi momentum memperkuat koordinasi antarinstansi. “Kami masih memiliki ruang anggaran sekitar Rp3 miliar yang bisa dialokasikan untuk kebutuhan darurat penanganan bencana hingga akhir tahun,” katanya.

Selain fokus pada penanganan fisik, pemerintah juga mengedepankan pendekatan edukatif bagi masyarakat. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor saat hujan deras dan segera menuju lokasi aman apabila kondisi cuaca memburuk.

Salah satu warga terdampak, Sudirman, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah yang cepat tanggap. “Bantuan dan penyiapan tempat pengungsian ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya memperkirakan wilayah Trenggalek dan sekitarnya masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam sepekan ke depan. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor dan banjir bandang.

Dengan kondisi geografis yang didominasi perbukitan, Trenggalek menjadi salah satu daerah dengan risiko tinggi bencana tanah longsor di Jawa Timur. Pemerintah pusat dan daerah berkomitmen memperkuat sistem peringatan dini serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di desa-desa rawan bencana.

Berita Terkait

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga
Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek
Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak
Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap
DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS
Pendapatan Pajak Penerangan Jalan Trenggalek Capai Rp20,8 Miliar, Warga Minta Penggunaan Dana Lebih Terbuka
Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun
Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:53 WIB

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:46 WIB

Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:34 WIB

Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:08 WIB

Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:30 WIB

Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:59 WIB

Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:40 WIB

Puluhan Sekolah di Trenggalek Belum Punya Kepala Definitif, Jabatan Masih Diisi Plt Berbulan-bulan

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB