Ragam Tradisi dan Kesenian Lokal, Identitas Budaya Trenggalek Terus Dijaga

- Pewarta

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek – Kabupaten Trenggalek dikenal memiliki kekayaan budaya yang tumbuh dari kehidupan masyarakat agraris dan pesisir. Tradisi yang berkembang di wilayah ini tidak hanya menjadi bagian dari identitas lokal, tetapi juga terus dipertahankan sebagai warisan turun-temurun.

Berbagai kesenian tradisional masih aktif ditampilkan dalam kegiatan masyarakat, mulai dari acara adat hingga perayaan budaya. Salah satu yang paling menonjol adalah Tari Turonggo Yakso dari Kecamatan Dongko, yang menghadirkan simbol perjuangan melalui properti kuda kepang berbentuk raksasa.

Selain itu, masyarakat juga mengenal beragam seni pertunjukan lain seperti reog kendang, wayang beber, hingga kesenian rakyat yang tumbuh di desa-desa. Kehadiran kesenian tersebut menjadi ruang ekspresi sekaligus sarana edukasi budaya bagi generasi muda.

Di sisi lain, tradisi adat tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Sejumlah ritual tahunan masih rutin digelar, di antaranya tradisi bersih desa, sedekah laut di kawasan pesisir, hingga kegiatan berbasis kepercayaan lokal yang sarat nilai spiritual dan kebersamaan.

Beberapa tradisi tersebut bahkan telah mendapatkan pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia dari pemerintah pusat. Pengakuan ini menjadi bentuk apresiasi atas nilai historis dan kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat.

Pemerintah daerah melalui dinas terkait juga aktif mendorong pelestarian budaya. Berbagai program dilakukan, mulai dari pembinaan pelaku seni, penyelenggaraan festival, hingga promosi wisata berbasis budaya.

Selain tradisi, Trenggalek juga menyimpan sejumlah situs bersejarah yang berkaitan dengan perjalanan panjang daerah tersebut. Keberadaan situs ini memperkuat posisi Trenggalek sebagai wilayah yang kaya akan jejak sejarah dan budaya.

Potensi budaya yang dimiliki tidak hanya berdampak pada pelestarian nilai-nilai lokal, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, termasuk kuliner khas daerah, turut berkembang seiring meningkatnya minat terhadap budaya lokal.

Dengan dukungan berbagai pihak, pelestarian budaya di Trenggalek diharapkan terus berlanjut. Tradisi yang hidup di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa kearifan lokal tetap relevan di tengah perubahan zaman.

(gun).

Berita Terkait

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga
Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek
Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak
Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap
DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS
Pendapatan Pajak Penerangan Jalan Trenggalek Capai Rp20,8 Miliar, Warga Minta Penggunaan Dana Lebih Terbuka
Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun
Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:53 WIB

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:46 WIB

Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:34 WIB

Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:08 WIB

Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:30 WIB

Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:59 WIB

Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:40 WIB

Puluhan Sekolah di Trenggalek Belum Punya Kepala Definitif, Jabatan Masih Diisi Plt Berbulan-bulan

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB