Kediri, Lumineerdaily.com – Kabupaten Kediri menyiapkan perayaan pergantian tahun 2025 menuju 2026 dengan menggelar hiburan rakyat di sejumlah titik strategis. Kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) kembali ditetapkan sebagai pusat kegiatan, menyusul tingginya minat masyarakat yang menjadikan lokasi tersebut sebagai tujuan utama setiap malam Tahun Baru.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, mengatakan malam pergantian tahun selalu menjadi momentum berkumpulnya warga, baik dari dalam maupun luar daerah. Pemerintah daerah, kata dia, berupaya menghadirkan perayaan yang tidak hanya meriah, tetapi juga memberi pengalaman yang berkesan.
“SLG tetap menjadi magnet utama. Tahun ini kami siapkan hiburan musik, seni budaya, dan pesta kembang api untuk menyambut tahun baru bersama masyarakat,” ujar Mustika, Kamis, 18 Desember 2025.
Perayaan bertajuk Gempita Tahun Baru 2026 akan digelar di Perempatan Tugu Sembilan, kawasan SLG, pada Rabu, 31 Desember 2025. Sejumlah musisi dijadwalkan tampil menghibur pengunjung, di antaranya Dike Sabrina, Tasya Rosmala, Devi Oshin, Amalia, serta DJ Zen bersama Kru HuruHara. Acara dimulai pukul 19.00 WIB.
Selain hiburan modern, panitia juga menyiapkan panggung khusus untuk kesenian tradisional. Sejumlah sanggar seni lokal akan tampil membawakan pertunjukan budaya sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya menjaga eksistensi seni daerah.
Tak hanya terpusat di SLG, pesta rakyat akhir tahun juga digelar di Perempatan SKB Bulusari, Kecamatan Tarokan. Di lokasi ini, masyarakat akan dihibur Campursari Cahya Nuswantara dengan kehadiran pelawak Andik TB Cs. serta bintang tamu Puri Ratna. Acara berlangsung sejak pukul 19.00 WIB hingga menjelang detik-detik pergantian tahun.
Sementara itu, kawasan wisata Gunung Kelud turut masuk dalam agenda perayaan. Area parkir destinasi wisata tersebut akan menjadi lokasi hiburan campursari dan pesta kembang api dengan latar panorama alam Gunung Kelud.
Menurut Mustika, penyebaran lokasi perayaan dimaksudkan untuk memberi alternatif bagi masyarakat sekaligus mendukung pergerakan sektor pariwisata daerah.
“Kami berharap masyarakat dapat menyambut tahun baru dengan optimisme, kebahagiaan, dan kebersamaan, sambil menikmati destinasi wisata unggulan Kabupaten Kediri,” katanya.
(BAD).







