Trenggalek Dorong Program Net Zero Carbon, Perhutani dan BPBD Gencar Edukasi Warga

- Pewarta

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek, Lumineerdaily.com – Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus mendorong terwujudnya program Trenggalek Net Zero Carbon yang digagas Bupati Mochammad Nur Ariffin. Dalam upaya mencapai target tersebut, kawasan hutan di Trenggalek memegang peranan penting sebagai penyerap emisi karbon dan penjaga kualitas udara.

Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Trenggalek menyatakan komitmennya mendukung program tersebut melalui optimalisasi fungsi ekologi hutan. Perhutani memastikan tutupan lahan tetap terjaga sekaligus mempertahankan kondisi hutan agar mampu menyerap karbon secara maksimal.

Wakil Administratur Perhutani Kediri Selatan, Hermawan, menegaskan pentingnya keberadaan pohon bagi kelestarian lingkungan, terutama di tengah penguatan program Net Zero Carbon.
“Fungsi pohon itu sangat vital. Dengan banyaknya pohon, ketersediaan air tetap melimpah dan udara yang kita hirup tetap bersih,” ujarnya.

Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, BKPH Trenggalek menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek dalam kegiatan penyuluhan mengenai bahaya pembakaran lahan. Edukasi ini diharapkan dapat mengurangi kebiasaan warga yang masih menggunakan metode tebang-bakar dalam membuka lahan pertanian.

“Kami bekerja sama dengan BPBD untuk menjelaskan dampak negatif pembakaran lahan. Aktivitas tersebut membuat mikroorganisme tanah mati, tanah menjadi keras, dan menurunkan tingkat kesuburan,” jelas Hermawan.

Ia mengakui masih ada sejumlah tantangan di lapangan dalam mewujudkan target Net Zero Carbon. Meski aktivitas ilegal seperti illegal logging semakin jarang ditemukan, namun pembakaran lahan masih sering terjadi.
“Kecenderungan masyarakat, saat memasuki musim tanam, mereka membersihkan lahan dengan cara membakar. Ini yang terus kami edukasikan,” tambahnya.

Hermawan optimistis bahwa Trenggalek sangat berpotensi mencapai daerah dengan emisi nol bersih. Selain tutupan hutannya yang masih terbilang baik, kawasan hutan mangrove seluas 38,1 hektare menjadi salah satu faktor pendukung signifikan.

“Hutan mangrove seluas 38,1 hektare itu merupakan penyerap karbon yang sangat tinggi. Mangrove bersama terumbu karang memiliki kemampuan besar dalam menyimpan karbon. Ini potensi besar untuk mendukung konsep Net Zero Carbon,” pungkasnya.

Berita Terkait

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga
Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek
Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak
Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap
DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS
Pendapatan Pajak Penerangan Jalan Trenggalek Capai Rp20,8 Miliar, Warga Minta Penggunaan Dana Lebih Terbuka
Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun
Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:53 WIB

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:46 WIB

Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:34 WIB

Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:08 WIB

Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:30 WIB

Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:59 WIB

Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:40 WIB

Puluhan Sekolah di Trenggalek Belum Punya Kepala Definitif, Jabatan Masih Diisi Plt Berbulan-bulan

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB