Trenggalek Terancam Longsor Susulan: Talud Amblas, Warga Diminta Siaga 24 Jam

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek – Tanah ambles kembali mengancam wilayah dataran tinggi Trenggalek. Jumat (14/11/2025) sore, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat memicu longsornya talud sungai di Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh. Talud setinggi 9 meter dan lebar 25 meter amblas, meninggalkan bekas retakan yang menganga di bantaran sungai.

Meski peristiwa ini tidak menelan korban jiwa, potensi longsor susulan masih tinggi. Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, St. Triadi Atmono, menyebut bahwa lokasi talud yang ambles berada di tanah labil, sangat rawan pergerakan ketika hujan kembali turun.

“Ini bukan kejadian tunggal. Struktur tanah di beberapa titik Trenggalek sudah menunjukkan tanda-tanda pergerakan. Jika hujan deras berlanjut, risiko longsor susulan sangat nyata,” tegas Triadi.

Sejak kejadian, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama Babinsa, BKTM, perangkat desa, dan warga setempat telah meninjau lokasi, memasang rambu peringatan, serta menutup akses sementara ke area rawan. Namun, pihak berwenang menegaskan penanganan darurat belum cukup. “Warga harus tetap siaga, jangan menganggap ini aman karena sementara tidak terjadi longsor,” kata Triadi.

Kekhawatiran muncul karena sebagian besar penduduk desa bermukim dekat bantaran sungai dan lereng curam. Retakan tanah dan geseran di beberapa titik semakin menguatkan prediksi bahwa longsor susulan bisa terjadi setiap saat.

BPBD Trenggalek mengimbau masyarakat melaporkan segala tanda pergerakan tanah, mulai dari retakan baru, aliran air yang tidak biasa, hingga suara tanah bergerak. Mereka juga mengingatkan agar masyarakat segera menjauh saat hujan deras turun.

“Keselamatan warga harus jadi prioritas. Jangan menunggu bencana terjadi baru bereaksi,” ujar Triadi, menekankan pentingnya kesiapsiagaan dini.

Cuaca di Trenggalek diprediksi masih berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat beberapa hari ke depan. Dengan kondisi ini, kombinasi tanah labil, curah hujan tinggi, dan pemukiman dekat tebing menempatkan wilayah ini dalam status rawan bencana yang harus diwaspadai setiap waktu.

Berita Terkait

Trenggalek Raih Penghargaan Nasional Berkat Pengadaan Digital yang Transparan
Becak Listrik Ubah Cara Hidup Tukang Becak Lansia di Trenggalek
PKB Trenggalek Fokus Konsolidasi Internal, Siap Ikuti Aturan Pilkada Apa Pun
Guru Relawan Nonsertifikasi Trenggalek Terancam Tak Tercatat Sistem, DPRD Dorong Terobosan Kebijakan
Pengawasan UMK 2026 Diperketat, Disperinaker Trenggalek Fokus Kepatuhan Perusahaan
Kasus DBD di Trenggalek Turun, Angka Kematian Tak Berubah
Konflik Tambang Galian C di Trenggalek Buntu, DPRD Siapkan Sidak ke Desa Ngentrong
DBD Terkonsentrasi di Dua Kecamatan, Trenggalek Hadapi Alarm Dini Musim Hujan 2026

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:56 WIB

Trenggalek Raih Penghargaan Nasional Berkat Pengadaan Digital yang Transparan

Minggu, 11 Januari 2026 - 15:09 WIB

Becak Listrik Ubah Cara Hidup Tukang Becak Lansia di Trenggalek

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:37 WIB

PKB Trenggalek Fokus Konsolidasi Internal, Siap Ikuti Aturan Pilkada Apa Pun

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:26 WIB

Guru Relawan Nonsertifikasi Trenggalek Terancam Tak Tercatat Sistem, DPRD Dorong Terobosan Kebijakan

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:30 WIB

Pengawasan UMK 2026 Diperketat, Disperinaker Trenggalek Fokus Kepatuhan Perusahaan

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:17 WIB

Kasus DBD di Trenggalek Turun, Angka Kematian Tak Berubah

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:05 WIB

Konflik Tambang Galian C di Trenggalek Buntu, DPRD Siapkan Sidak ke Desa Ngentrong

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:00 WIB

DBD Terkonsentrasi di Dua Kecamatan, Trenggalek Hadapi Alarm Dini Musim Hujan 2026

Berita Terbaru