TRENGGALEK, lumineerdaily.com – Sebuah video berisi kritik yang dikaitkan dengan Kapolres Trenggalek ramai beredar di platform TikTok dan menarik perhatian pengguna media sosial.
Video tersebut menampilkan seorang pria yang menyampaikan pandangannya melalui dua unggahan video. Konten itu kemudian dibagikan ulang dan memunculkan berbagai tanggapan dari warganet.
Dalam salah satu bagian video, pengunggah menyampaikan kritik dengan kalimat, “Kapolres Trenggalek, ucapanmu tidak bisa dipegang. Begini kok menjabat Kapolres.”
Pernyataan tersebut menjadi bagian dari narasi yang disampaikan dalam video dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Melalui video yang beredar, pengunggah juga menyampaikan penjelasan terkait alasan munculnya kritik tersebut. Narasi yang disampaikan memuat ungkapan kekecewaan terhadap penanganan suatu persoalan yang dinilai belum memberikan kepastian sebagaimana diharapkan.
Unggahan itu kemudian memicu beragam komentar. Sebagian pengguna media sosial menilai video tersebut sebagai bentuk penyampaian aspirasi di ruang digital, sementara lainnya memilih menunggu penjelasan lebih lanjut terkait konteks persoalan yang dibahas.
Media sosial dalam beberapa waktu terakhir semakin sering menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik, pandangan, maupun respons atas isu yang sedang berkembang.
Dengan penyebaran informasi yang cepat, sebuah unggahan video dapat dengan mudah menarik perhatian publik dan memunculkan diskusi luas di berbagai platform.
Hingga berita ini ditulis, video tersebut masih beredar dan menjadi pembahasan di kalangan pengguna media sosial, khususnya di wilayah Trenggalek dan sekitarnya.
(gun)













