Nganjuk, lumineerdaily.com – Sebanyak 51 biksu dari Thailand, Laos, dan Malaysia dijadwalkan melintasi Kabupaten Nganjuk dalam rangkaian kegiatan Indonesian Walk for Peace 2026.
Rombongan akan tiba di Nganjuk pada 20 Mei 2026 sore dan bermalam di Kelenteng Hok Yoe Kiong, Kecamatan Sukomoro, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Magelang untuk perayaan Waisak di Candi Borobudur.
Ketua Panitia Indonesian Walk for Peace 2026 Kabupaten Nganjuk, Roy Sugianto, mengatakan kegiatan ini membawa pesan perdamaian sekaligus mempererat semangat toleransi antarumat beragama.
“Kegiatan ini membawa semangat harmoni dan persaudaraan. Kami berharap masyarakat bisa ikut merasakan pesan damai yang dibawa para biksu,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).
Penyambutan rombongan dijadwalkan berlangsung di sepanjang Jalan Raya Surabaya-Solo, mulai dari kawasan Stasiun Baron hingga depan Kelenteng Hok Yoe Kiong Sukomoro.
Berbagai elemen masyarakat lintas agama disebut akan ikut terlibat dalam penyambutan tersebut.
Sejumlah organisasi yang dijadwalkan hadir di antaranya Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Nganjuk, komunitas Gusdurian Nganjuk, Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI), hingga komunitas Tionghoa dari Persatuan Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI).
Rombongan biksu akan memasuki wilayah Nganjuk dari arah Kertosono setelah sebelumnya berjalan kaki dari Kelenteng Gudo, Jombang.
Sebelum menuju Sukomoro, mereka terlebih dahulu dijadwalkan singgah di Kelenteng Kertosono untuk beristirahat dan makan siang.
Setibanya di Kelenteng Hok Yoe Kiong, para biksu akan mengikuti prosesi penyambutan yang turut mengundang unsur forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat umum.
Pada malam pertama di Nganjuk, rombongan akan bermalam di aula kelenteng.
Perjalanan dilanjutkan keesokan harinya dengan berjalan kaki melalui sejumlah ruas jalan utama di Kota Nganjuk.
Rute yang akan dilalui antara lain Jalan Yos Sudarso, kawasan Tugu Jayastamba di Jalan Ahmad Yani, hingga Pendopo Pemerintah Kabupaten Nganjuk.
Di pendopo, rombongan dijadwalkan diterima langsung oleh Bupati Nganjuk.
Panitia juga menyebut pelajar dari sejumlah sekolah akan ikut menyambut para biksu dengan berbaris di sepanjang jalur yang dilalui.
Usai dari pendopo, perjalanan akan dilanjutkan ke arah barat melalui jalur nasional Surabaya-Solo.
Rombongan dijadwalkan singgah di wilayah Bagor untuk makan siang sebelum meneruskan perjalanan menuju Kabupaten Madiun.
Panitia juga telah menyiapkan titik transit di kawasan Saradan sebelum para peserta melanjutkan perjalanan ke Caruban untuk bermalam.
Indonesian Walk for Peace 2026 merupakan perjalanan lintas daerah yang dimulai dari Bali pada 7 Mei 2026.
Agenda ini akan berakhir di Borobudur Temple, Kabupaten Magelang, bertepatan dengan peringatan Waisak 2026.
Kegiatan ini rutin menarik perhatian masyarakat karena menggabungkan perjalanan spiritual, pesan toleransi, dan semangat kebersamaan lintas negara.
(Bad)













