Diperiksa 2 Jam oleh KPK, Kadinkes Tulungagung Dicecar Puluhan Pertanyaan Usai OTT Bupati

- Pewarta

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

Tulungagung – Pemeriksaan terhadap pejabat di lingkungan Pemkab Tulungagung mulai terungkap ke publik. Salah satunya dialami Kepala Dinas Kesehatan, Desi Lusiana Wardhani, yang mengaku menjalani pemeriksaan intensif oleh Komisi Pemberantasan Korupsi selama sekitar dua jam.

Pemeriksaan dilakukan di Polres Tulungagung pada Jumat malam (10/4/2026), beberapa jam setelah operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret Bupati Gatut Sunu Wibowo.

Desi mengungkapkan, selama pemeriksaan dirinya diminta menjelaskan berbagai hal pertanyaan yang diajukan penyidik disebut cukup banyak.

“Sekitar dua jam diperiksa. Pertanyaannya puluhan, diminta menjelaskan pertanyaan dari penyidik,” ujarnya.

Ia menegaskan seluruh pertanyaan dijawab apa adanya sesuai yang diketahui. Namun, ketika disinggung soal dugaan pemerasan terhadap kepala OPD yang menjadi bagian dari konstruksi perkara, Desi memilih tidak memberikan komentar.

“Mohon maaf, itu sudah masuk materi penyidikan, saya tidak bisa menyampaikan,” katanya singkat.

Meski tengah menjadi bagian dari proses pemeriksaan, Desi memastikan layanan kesehatan di Tulungagung tetap berjalan normal. Aktivitas di puskesmas, rumah sakit, hingga layanan kesehatan lainnya disebut tidak terganggu.

“Pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Tidak ada perubahan,” tegasnya.

Seperti diketahui, OTT yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi menyeret nama Gatut Sunu Wibowo dan sejumlah pihak lainnya. Sejumlah pejabat OPD pun turut dimintai keterangan untuk mendalami kasus tersebut.

Berita Terkait

Bulan Dana PMI 2026 Resmi Dibuka, Plt Bupati dan Ketua PMI Tekankan Transparansi dan Aksi Nyata
Kasus Griyo Dalem Kanjengan Belum Tetapkan Tersangka, Masyarakat Menanti Ketegasan Kejari Tulungagung
KADIN Tulungagung Gaspol Dorong UMKM Naik Kelas, Bidik Ekspor ke Malaysia, Singapura, dan Korea
Bakesbangpol Perkuat Sinergi Tiga Pilar, Antisipasi Hoaks hingga Potensi Konflik Sosial di Tulungagung
MUI dan BNK Tulungagung Gelar Seminar, Plt Bupati Tegaskan Tutup Tuntas Outlet Miras Ilegal, Termasuk Sari Jaya
Ratusan Rumah Berdiri Di Atas Sungai Mati Di Tulungagung, Status Lahannya Belum Jelas
Pemilihan Sekda Tulungagung Masih Tunggu Restu Kemendagri, Tiga Nama Sudah Diserahkan
DPRD Tulungagung Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Mulai Dibahas

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:01 WIB

Bulan Dana PMI 2026 Resmi Dibuka, Plt Bupati dan Ketua PMI Tekankan Transparansi dan Aksi Nyata

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:11 WIB

Kasus Griyo Dalem Kanjengan Belum Tetapkan Tersangka, Masyarakat Menanti Ketegasan Kejari Tulungagung

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:48 WIB

KADIN Tulungagung Gaspol Dorong UMKM Naik Kelas, Bidik Ekspor ke Malaysia, Singapura, dan Korea

Senin, 27 Juli 2026 - 17:08 WIB

Bakesbangpol Perkuat Sinergi Tiga Pilar, Antisipasi Hoaks hingga Potensi Konflik Sosial di Tulungagung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:49 WIB

MUI dan BNK Tulungagung Gelar Seminar, Plt Bupati Tegaskan Tutup Tuntas Outlet Miras Ilegal, Termasuk Sari Jaya

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:38 WIB

Ratusan Rumah Berdiri Di Atas Sungai Mati Di Tulungagung, Status Lahannya Belum Jelas

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:46 WIB

Pemilihan Sekda Tulungagung Masih Tunggu Restu Kemendagri, Tiga Nama Sudah Diserahkan

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:38 WIB

DPRD Tulungagung Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Mulai Dibahas

Berita Terbaru