Diperiksa 2 Jam oleh KPK, Kadinkes Tulungagung Dicecar Puluhan Pertanyaan Usai OTT Bupati

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

Tulungagung – Pemeriksaan terhadap pejabat di lingkungan Pemkab Tulungagung mulai terungkap ke publik. Salah satunya dialami Kepala Dinas Kesehatan, Desi Lusiana Wardhani, yang mengaku menjalani pemeriksaan intensif oleh Komisi Pemberantasan Korupsi selama sekitar dua jam.

Pemeriksaan dilakukan di Polres Tulungagung pada Jumat malam (10/4/2026), beberapa jam setelah operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret Bupati Gatut Sunu Wibowo.

Desi mengungkapkan, selama pemeriksaan dirinya diminta menjelaskan berbagai hal pertanyaan yang diajukan penyidik disebut cukup banyak.

“Sekitar dua jam diperiksa. Pertanyaannya puluhan, diminta menjelaskan pertanyaan dari penyidik,” ujarnya.

Ia menegaskan seluruh pertanyaan dijawab apa adanya sesuai yang diketahui. Namun, ketika disinggung soal dugaan pemerasan terhadap kepala OPD yang menjadi bagian dari konstruksi perkara, Desi memilih tidak memberikan komentar.

“Mohon maaf, itu sudah masuk materi penyidikan, saya tidak bisa menyampaikan,” katanya singkat.

Meski tengah menjadi bagian dari proses pemeriksaan, Desi memastikan layanan kesehatan di Tulungagung tetap berjalan normal. Aktivitas di puskesmas, rumah sakit, hingga layanan kesehatan lainnya disebut tidak terganggu.

“Pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Tidak ada perubahan,” tegasnya.

Seperti diketahui, OTT yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi menyeret nama Gatut Sunu Wibowo dan sejumlah pihak lainnya. Sejumlah pejabat OPD pun turut dimintai keterangan untuk mendalami kasus tersebut.

Berita Terkait

Pj Bupati Tulungagung Buka Suara, Pastikan Pemerintahan Tetap Jalan di Tengah Kasus OTT
Dari Ajudan Jadi Tersangka: Jejak Karier Dwi Yoga Ambal Ariski dalam Kasus OTT Tulungagung
Gerindra Tegas Lepas Tangan: Status Gatut Sunu Wibowo Dipastikan Bukan Kader, Tak Ada Bantuan Hukum
Siaga El Nino, Bulog Tulungagung Amankan Puluhan Ribu Ton Gabah: Stok Beras Disebut Aman Hingga 2 Tahun
Order 85 Porsi Nasi Goreng di Tulungagung, Pelaku Ngaku TNI Kuras Uang Pedagang
OTT Ubah Peta Kekuasaan: Wakil Bupati Naik Jadi Plt, Isu Tak Harmonis Kembali Muncul
Sumbangan Sekolah Disorot, Wali Murid SMKN 1 Pagerwojo Keluhkan Beban Rp100 Ribu per Bulan
Ketua DPD Jatim PSMP Desak KPK Usut Tuntas Peran Ibnu Dengan Sandi Ibu Solo Di Pusaran OTT Bupati Tulungagung

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 16:16 WIB

Pj Bupati Tulungagung Buka Suara, Pastikan Pemerintahan Tetap Jalan di Tengah Kasus OTT

Rabu, 15 April 2026 - 06:19 WIB

Dari Ajudan Jadi Tersangka: Jejak Karier Dwi Yoga Ambal Ariski dalam Kasus OTT Tulungagung

Rabu, 15 April 2026 - 06:14 WIB

Gerindra Tegas Lepas Tangan: Status Gatut Sunu Wibowo Dipastikan Bukan Kader, Tak Ada Bantuan Hukum

Selasa, 14 April 2026 - 11:17 WIB

Siaga El Nino, Bulog Tulungagung Amankan Puluhan Ribu Ton Gabah: Stok Beras Disebut Aman Hingga 2 Tahun

Selasa, 14 April 2026 - 10:21 WIB

Diperiksa 2 Jam oleh KPK, Kadinkes Tulungagung Dicecar Puluhan Pertanyaan Usai OTT Bupati

Selasa, 14 April 2026 - 09:31 WIB

Order 85 Porsi Nasi Goreng di Tulungagung, Pelaku Ngaku TNI Kuras Uang Pedagang

Selasa, 14 April 2026 - 09:04 WIB

OTT Ubah Peta Kekuasaan: Wakil Bupati Naik Jadi Plt, Isu Tak Harmonis Kembali Muncul

Senin, 13 April 2026 - 11:17 WIB

Sumbangan Sekolah Disorot, Wali Murid SMKN 1 Pagerwojo Keluhkan Beban Rp100 Ribu per Bulan

Berita Terbaru