Kubangan Tambang Galian C Makan Korban, Balita 3 Tahun Tewas di Trenggalek

- Pewarta

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek – Tragedi memilukan terjadi di Trenggalek. Seorang balita berusia tiga tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di kubangan bekas tambang galian C di Desa Banaran, Kecamatan Tugu, Senin sore (13/4/2026). Peristiwa ini kembali menyoroti bahaya lubang-lubang bekas tambang yang dibiarkan terbuka tanpa pengamanan.

Korban berinisial D (3) diduga terpeleset dan tenggelam saat bermain di sekitar lokasi tambang bersama temannya. Area tersebut diketahui merupakan bekas galian yang telah lama tidak aktif, namun menyisakan kubangan air cukup berbahaya.

Kapolsek Tugu, Sunawir, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban sempat bermain tanpa pengawasan orang tua.

“Korban diduga tenggelam saat bermain di dekat kubangan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujarnya.

Peristiwa bermula saat korban bermain bersama seorang temannya yang juga masih balita. Namun, temannya pulang lebih dulu dan memberi tahu orang tuanya bahwa korban tidak terlihat lagi dan diduga jatuh ke dalam kubangan.

Informasi tersebut langsung menyebar ke warga sekitar. Sejumlah warga bergegas menuju lokasi dan melakukan pencarian secara manual. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak sadar di dasar kubangan yang diperkirakan memiliki kedalaman sekitar dua meter.

Korban sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat, namun nyawanya tidak tertolong.

Pantauan di lokasi sehari setelah kejadian menunjukkan kondisi kubangan masih terbuka tanpa pembatas. Sebuah sandal kecil yang diduga milik korban terlihat berada di tepi lubang, menjadi saksi bisu tragedi tersebut. Ukuran kubangan diperkirakan sekitar 3 x 7 meter dengan air yang cukup keruh dan dalam.

Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak proses autopsi. Mereka juga tidak mengajukan tuntutan hukum.

“Pihak keluarga sudah membuat pernyataan tidak menuntut dan mengikhlaskan kejadian ini,” tambah Kapolsek.

Karena tidak ada permintaan penyelidikan lanjutan, polisi tidak memasang garis pembatas di lokasi. Namun, kejadian ini memunculkan kekhawatiran serius terkait keberadaan lubang-lubang bekas tambang yang tersebar di wilayah pedesaan.

Kasus ini bukan yang pertama. Kubangan bekas tambang kerap menjadi jebakan mematikan, terutama bagi anak-anak yang tidak menyadari bahaya di balik genangan air tersebut. Minimnya pengawasan dan tidak adanya penutupan lokasi menjadi faktor risiko yang terus berulang.

Kini, sorotan mengarah pada tanggung jawab pengelolaan pasca tambang. Apakah lubang-lubang tersebut akan terus dibiarkan terbuka hingga memakan korban berikutnya, atau ada langkah nyata untuk menutup dan mengamankan area berbahaya?

Di tengah duka yang mendalam, satu pertanyaan sederhana namun mendesak muncul: sampai kapan tragedi seperti ini harus terjadi?

(gun)

Berita Terkait

Trenggalek Percantik Ruang Publik Lewat CSR Bank Jatim, Dukung Visi Kota Atraktif dan Ekonomi Lokal
DPRD Trenggalek Perkuat Perlindungan Koperasi dan UMKM Lewat Perda Baru
Trenggalek dan Imigrasi Ponorogo Perkuat Diseminasi Informasi, Fokus Lindungi Calon Pekerja Migran
Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga
Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek
Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak
Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap
DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Trenggalek Percantik Ruang Publik Lewat CSR Bank Jatim, Dukung Visi Kota Atraktif dan Ekonomi Lokal

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:55 WIB

DPRD Trenggalek Perkuat Perlindungan Koperasi dan UMKM Lewat Perda Baru

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:08 WIB

Trenggalek dan Imigrasi Ponorogo Perkuat Diseminasi Informasi, Fokus Lindungi Calon Pekerja Migran

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:53 WIB

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:46 WIB

Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:34 WIB

Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:08 WIB

Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Berita Terbaru