TRENGGALEK, lumineerdaily.com – Rencana kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Kabupaten Trenggalek mendapat perhatian dari kalangan mahasiswa. Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Trenggalek menyampaikan sejumlah catatan terkait kondisi sosial dan pembangunan daerah yang dinilai masih perlu mendapat perhatian serius.
Mahasiswa berharap kunjungan pejabat pusat ke daerah tidak berhenti pada agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum menyerap persoalan riil masyarakat.
Ketua DPC GMNI Trenggalek, Rian Pirmansah, mengatakan pihaknya mendorong pemerintah pusat untuk melihat langsung berbagai tantangan yang masih dihadapi warga.
“Kunjungan pejabat negara seharusnya menjadi kesempatan untuk mendengar kebutuhan masyarakat dan mencari solusi nyata,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Soroti Kemiskinan dan Pemerataan Pembangunan
GMNI menyoroti sejumlah isu yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah di Trenggalek, salah satunya persoalan kemiskinan.
Mahasiswa menilai penguatan ekonomi masyarakat perlu menjadi perhatian utama, terutama bagi warga di wilayah pedesaan dan kawasan pinggiran.
Selain itu, pemerataan pembangunan juga menjadi sorotan.
Menurut GMNI, sebagian wilayah masih menghadapi keterbatasan akses infrastruktur dasar seperti jalan, layanan kesehatan, dan fasilitas pendidikan.
“Masih ada masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan dasar. Ini perlu menjadi perhatian bersama,” kata Rian.
Minta Program Lebih Tepat Sasaran
Mahasiswa juga mendorong evaluasi terhadap sejumlah program sosial agar pelaksanaannya lebih efektif dan tepat sasaran.
Mereka berharap pemerintah dapat memperkuat kebijakan berbasis data yang akurat sehingga bantuan maupun intervensi pembangunan benar-benar menyentuh kelompok yang membutuhkan.
Selain program sosial, isu penciptaan lapangan kerja turut menjadi perhatian.
GMNI menilai perlu ada langkah konkret untuk memperluas peluang kerja, khususnya bagi anak muda dan masyarakat usia produktif di daerah.
Sampaikan Sejumlah Harapan
Dalam momentum kunjungan tersebut, mahasiswa menyampaikan beberapa harapan kepada pemerintah pusat, di antaranya:
- pemerataan pembangunan hingga wilayah pelosok,
- peningkatan kualitas infrastruktur dasar,
- penguatan program ekonomi masyarakat,
- serta optimalisasi program bantuan sosial.
GMNI menegaskan sikap kritis yang mereka sampaikan merupakan bagian dari kontrol sosial dan partisipasi publik dalam demokrasi.
“Kami berharap ada kebijakan yang benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujar Rian.
Sementara itu, kunjungan Wakil Presiden Gibran ke Trenggalek dijadwalkan untuk meninjau sejumlah agenda pembangunan, termasuk progres proyek strategis di wilayah tersebut dan dialog bersama pemerintah daerah.
(gun)













