Ponorogo Tunda Rekrutmen ASN hingga 2027, Fokus Tekan Belanja Pegawai

- Pewarta

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ponorogo, Suko Widodo

Foto: Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ponorogo, Suko Widodo

PONOROGO, Lumineerdaily.com – Pemerintah Kabupaten Ponorogo memastikan tidak membuka rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) hingga 2027. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya menekan porsi belanja pegawai agar struktur anggaran daerah lebih sehat.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ponorogo, Suko Widodo, mengatakan saat ini porsi belanja pegawai masih berada di angka 37 persen dari total anggaran daerah.

Menurutnya, angka tersebut perlu ditekan hingga maksimal 30 persen sesuai target yang ditetapkan pemerintah.

“Targetnya harus turun menjadi 30 persen sebelum akhir 2026,” ujarnya di Ponorogo, Minggu (3/5/2026).

Ia menjelaskan langkah penyesuaian ini penting dilakukan untuk menjaga stabilitas fiskal daerah.

Jika target tersebut tidak tercapai, pemerintah daerah berpotensi menghadapi konsekuensi berupa pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat.

“Kalau sampai 2027 belum turun ke 30 persen, ada risiko dana transfer dipotong. Ini tentu bisa berdampak pada program pembangunan daerah,” katanya.

Moratorium tersebut berlaku untuk seluruh proses penerimaan ASN, baik melalui jalur calon pegawai negeri sipil (CPNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Dengan demikian, dalam beberapa tahun ke depan Pemkab Ponorogo akan fokus melakukan penataan internal dan optimalisasi pegawai yang sudah ada.

Suko mengatakan pemerintah daerah akan mengatur distribusi aparatur secara lebih merata agar kebutuhan layanan publik tetap terpenuhi meski tanpa penambahan pegawai baru.

“Kami akan memaksimalkan ASN yang sudah ada supaya pelayanan tetap berjalan baik,” ujarnya.

Selain efisiensi anggaran, kebijakan ini juga menjadi bagian dari penyesuaian terhadap regulasi pengelolaan keuangan daerah yang menekankan proporsi belanja lebih seimbang antara belanja pegawai, pembangunan, dan pelayanan masyarakat.

Pemerintah daerah berharap langkah ini dapat memperkuat kapasitas fiskal sekaligus memberi ruang lebih besar bagi pembiayaan pembangunan infrastruktur dan program prioritas lainnya.

Suko juga mengimbau masyarakat yang berencana mengikuti seleksi ASN untuk bersabar hingga kebijakan moratorium berakhir.

Menurutnya, penghentian sementara rekrutmen bukan keputusan permanen, melainkan penyesuaian jangka menengah hingga kondisi anggaran dinilai lebih ideal.

“Ini kebijakan sementara sampai struktur anggaran lebih sehat dan sesuai ketentuan,” katanya.

Kebijakan tersebut diperkirakan akan menjadi perhatian masyarakat, terutama lulusan baru yang menunggu pembukaan formasi CPNS maupun PPPK di daerah.

(Udi/man)

Berita Terkait

51 Biksu Jalan Kaki Lintas Negara Akan Singgah di Nganjuk, Bawa Pesan Perdamaian Menuju Waisak 2026
Tradisi Methik Pari di Glinggang Ponorogo Jadi Wujud Syukur Petani Jelang Panen
Jawa Timur Target Pertahankan Produksi Gabah 10,4 Juta Ton, Ponorogo Jadi Salah Satu Penopang Utama
Bea Cukai Pasuruan Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp6,39 Miliar
Pemkab Bangkalan Libatkan Kader Posyandu untuk Validasi Data Penerima Program Makan Bergizi Gratis
539 Jamaah Calon Haji Asal Magetan Diberangkatkan, Suasana Haru Iringi Pelepasan di GOR Ki Mageti
Kekosongan Kepala Sekolah di Ponorogo, Ratusan Guru Ditunjuk Isi Jabatan
Sinyal Politik Menguat di Jatim, PDIP dan NU Disebut Makin Menyatu Jelang Tahun Politik
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 18:43 WIB

51 Biksu Jalan Kaki Lintas Negara Akan Singgah di Nganjuk, Bawa Pesan Perdamaian Menuju Waisak 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 00:37 WIB

Ponorogo Tunda Rekrutmen ASN hingga 2027, Fokus Tekan Belanja Pegawai

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:28 WIB

Tradisi Methik Pari di Glinggang Ponorogo Jadi Wujud Syukur Petani Jelang Panen

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:18 WIB

Jawa Timur Target Pertahankan Produksi Gabah 10,4 Juta Ton, Ponorogo Jadi Salah Satu Penopang Utama

Senin, 27 April 2026 - 19:24 WIB

Bea Cukai Pasuruan Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp6,39 Miliar

Senin, 27 April 2026 - 12:54 WIB

Pemkab Bangkalan Libatkan Kader Posyandu untuk Validasi Data Penerima Program Makan Bergizi Gratis

Minggu, 26 April 2026 - 14:53 WIB

539 Jamaah Calon Haji Asal Magetan Diberangkatkan, Suasana Haru Iringi Pelepasan di GOR Ki Mageti

Rabu, 15 April 2026 - 05:08 WIB

Kekosongan Kepala Sekolah di Ponorogo, Ratusan Guru Ditunjuk Isi Jabatan

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB