PLT Bupati Ahmad Baharudin Dorong Regenerasi Pesepak Bola, Festival Grassroots Jadi Panggung Talenta Muda Tulungagung

- Pewarta

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin membuka Festival Grassroots Piala Presiden 2026 di Lapangan Desa Ngujang

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin membuka Festival Grassroots Piala Presiden 2026 di Lapangan Desa Ngujang

TULUNGAGUNG, lumineerdaily.com – Regenerasi pemain menjadi salah satu kunci penting dalam membangun prestasi sepak bola daerah. Kesadaran itu mendorong Kabupaten Tulungagung terus memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini melalui berbagai kompetisi yang memberi ruang bagi talenta muda untuk berkembang.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Festival Grassroots Piala Presiden 2026 yang digelar di Lapangan Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru, Rabu (24/6/2026). Ajang ini menjadi tempat berkumpulnya pesepak bola muda dari berbagai sekolah sepak bola dan klub di Tulungagung untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.

Pembukaan festival dilakukan oleh Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin yang juga menjabat Ketua Askab PSSI Tulungagung. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa pembinaan usia dini merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan sepak bola daerah maupun nasional.

Menurut Ahmad, pemain-pemain hebat tidak lahir secara instan. Mereka membutuhkan proses pembinaan yang berkelanjutan, lingkungan kompetisi yang sehat, serta dukungan dari berbagai pihak sejak usia muda.

“Kompetisi seperti ini menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran pemain. Mereka belajar teknik, disiplin, kerja sama tim, hingga sportivitas dalam pertandingan,” ujarnya.

Festival Grassroots Piala Presiden 2026 diikuti puluhan klub yang terbagi dalam kategori usia 10 tahun dan 12 tahun. Selama kompetisi berlangsung, para pemain muda tidak hanya berupaya meraih kemenangan, tetapi juga menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan pelatih, orang tua, dan pecinta sepak bola yang hadir.

Ahmad menilai kompetisi usia dini memiliki peran strategis dalam menemukan bibit-bibit pemain potensial. Dengan semakin banyaknya turnamen yang digelar secara terstruktur, peluang lahirnya pemain berkualitas dari daerah juga semakin terbuka.

Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan mereka.

Selain aspek prestasi, festival juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para pemain muda. Nilai sportivitas, rasa hormat terhadap lawan, kepatuhan terhadap aturan permainan, dan kemampuan bekerja dalam tim menjadi bagian penting yang ingin ditanamkan melalui kegiatan tersebut.

Menurut Ahmad, sepak bola bukan hanya soal mencetak gol atau memenangkan pertandingan. Lebih dari itu, olahraga menjadi media pembentukan mental, disiplin, dan tanggung jawab yang akan berguna bagi anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk menikmati pertandingan dengan semangat positif serta menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan menambah pengalaman.

Penyelenggaraan Festival Grassroots Piala Presiden juga menunjukkan semakin besarnya perhatian terhadap pembinaan sepak bola akar rumput di Tulungagung. Dukungan pemerintah daerah, Askab PSSI, pelatih, orang tua, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan yang berkelanjutan.

Melalui pembinaan yang dimulai sejak usia dini, Tulungagung berharap dapat melahirkan generasi pemain yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing di level nasional bahkan internasional.

Festival ini pun menjadi pengingat bahwa masa depan sepak bola Indonesia dibangun dari lapangan-lapangan kecil tempat anak-anak belajar bermimpi, berlatih, dan mengembangkan kemampuan mereka sejak usia muda. (gun)

Berita Terkait

Maulid Nabi, Ahmad Baharudin Ingatkan ASN Tulungagung Soal Disiplin dan Amanah
Paripurna DPRD Tulungagung, Ahmad Baharudin Sampaikan Arah APBD 2027
Jalan Selingkar Waduk Wonorejo Dipersoalkan, Siapa Sebenarnya yang Bertanggung Jawab?
Plt Bupati Baharudin Satukan Tiga Pilar dan Masyarakat Jaga Tulungagung
Baharudin Lantik Pengurus LPTQ dan Kukuhkan Dewan Hakim MTQ XXXII Tulungagung
Fiber Optik Tanpa Izin Menjamur, Sejauh Mana Penertiban Pemkab Tulungagung?
Perkuat Perlindungan Sosial, DPRD Tulungagung Bahas Ranperda Bersama Lembaga dan Tokoh Masyarakat
Bupati Baharudin Ajak Tiga Pilar dan Elemen Masyarakat Jaga Kondusivitas Tulungagung

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:09 WIB

Maulid Nabi, Ahmad Baharudin Ingatkan ASN Tulungagung Soal Disiplin dan Amanah

Kamis, 10 September 2026 - 00:09 WIB

Paripurna DPRD Tulungagung, Ahmad Baharudin Sampaikan Arah APBD 2027

Senin, 7 September 2026 - 18:54 WIB

Jalan Selingkar Waduk Wonorejo Dipersoalkan, Siapa Sebenarnya yang Bertanggung Jawab?

Senin, 7 September 2026 - 17:58 WIB

Plt Bupati Baharudin Satukan Tiga Pilar dan Masyarakat Jaga Tulungagung

Jumat, 4 September 2026 - 17:49 WIB

Baharudin Lantik Pengurus LPTQ dan Kukuhkan Dewan Hakim MTQ XXXII Tulungagung

Jumat, 4 September 2026 - 14:01 WIB

Fiber Optik Tanpa Izin Menjamur, Sejauh Mana Penertiban Pemkab Tulungagung?

Jumat, 4 September 2026 - 12:34 WIB

Perkuat Perlindungan Sosial, DPRD Tulungagung Bahas Ranperda Bersama Lembaga dan Tokoh Masyarakat

Kamis, 3 September 2026 - 14:53 WIB

Bupati Baharudin Ajak Tiga Pilar dan Elemen Masyarakat Jaga Kondusivitas Tulungagung

Berita Terbaru