TULUNGAGUNG, lumineerdaily.com – Kabar baik datang dari sektor ekonomi. Inflasi Kabupaten Tulungagung pada Juni 2026 masih terkendali di level 2,57 persen secara tahunan atau year on year. Angka ini tidak hanya sesuai target nasional, tapi juga lebih rendah dibandingkan inflasi Jawa Timur dan nasional.
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Tulungagung, Catur Hermono, menyebut stabilitas harga ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, TPID, dan para pelaku usaha. “Kami terus memantau pergerakan harga komoditas agar tidak ada lonjakan yang memberatkan masyarakat,” ujarnya
Dari pantauan di lapangan, beberapa komoditas memang mengalami kenaikan. Beras premium, beras medium, dan cabai rawit terpantau naik harganya. Namun di sisi lain, harga cabai merah, bawang merah, telur ayam ras, dan ayam ras justru mengalami penurunan.
Kombinasi naik-turun inilah yang membuat inflasi secara keseluruhan tetap terjaga dan tidak bergejolak.
Untuk menjaga stabilitas, TPID Tulungagung tidak tinggal diam. Koordinasi rutin dilakukan setiap minggu, ditambah sistem pemantauan harga dan stok pangan secara harian. Penyaluran beras SPHP juga terus digencarkan di sejumlah pasar agar masyarakat bisa mendapat beras dengan harga terjangkau.
Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, stok komoditas strategis di Tulungagung saat ini masih dalam kondisi aman dan surplus. Artinya tidak ada potensi kelangkaan dalam waktu dekat.
Sementara itu, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis atau MBG yang mulai berjalan bertahap sejak awal Juli 2026 ternyata belum memberi dampak besar terhadap harga bahan pangan.
Catur menjelaskan, karena program ini belum menyasar seluruh sekolah, maka permintaan bahan pokok seperti beras, telur, dan sayur belum meningkat signifikan. “Dampaknya masih terbatas. Kami perkirakan efek ke harga baru akan terasa jika cakupannya sudah meluas,” katanya.
Dengan inflasi yang terjaga, stok pangan aman, dan pengawasan harga yang ketat, Pemkab Tulungagung optimistis daya beli masyarakat tetap stabil hingga semester kedua 2026. (Dian)















