Warga Sendang Desak Penutupan Yayasan Diduga Tak Berizin, Bentangkan Spanduk “Pondok Abal-Abal”

- Pewarta

Senin, 20 Juli 2026 - 03:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Puluhan warga yang mengatasnamakan Kelompok Tani Mandiri membentangkan spanduk bertuliskan

Foto: Puluhan warga yang mengatasnamakan Kelompok Tani Mandiri membentangkan spanduk bertuliskan "Penutupan Pondok Abal-Abal"

TULUNGAGUNG, lumineerdaily.com – Video dan foto aksi puluhan warga mendatangi sebuah yayasan di Kecamatan Sendang mendadak viral di media sosial, Minggu, (19/7/ 2026). Massa yang mengatasnamakan Kelompok Tani Mandiri mendatangi lokasi Yayasan Pesantren Mukmin Mandiri 2 di Desa Nyawangan untuk menuntut penutupan paksa lembaga tersebut.

Dalam aksinya, warga membentangkan spanduk berwarna hijau bertuliskan tegas “Penutupan Pondok Abal-Abal” di depan lokasi. Aksi itu memicu banyak komentar warganet yang mempertanyakan legalitas dan aktivitas yayasan tersebut.

Perwakilan Kelompok Tani Mandiri, Surono, menjelaskan kedatangan mereka didasari dugaan kuat bahwa pesantren itu beroperasi tanpa izin resmi. Ia merujuk pada surat dari Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung tertanggal 5 Maret 2026.

“Surat itu menjelaskan bahwa pondok pesantren tersebut tidak terdaftar di Kemenag atau tidak memiliki izin operasional, serta tidak terdaftar pada aplikasi EMIS,” kata Surono di lokasi.

Menurut Surono, kejanggalan lain terlihat dari tidak adanya aktivitas pendidikan di tempat itu. Tidak ada kegiatan kepesantrenan seperti pada pondok pada umumnya. Ia menduga nama “pesantren” hanya digunakan oleh segelintir orang.

“Ini pondok abal-abal yang diduga hanya dimanfaatkan oleh segelintir orang,” ujarnya.

Warga juga menyoroti adanya papan nama lembaga yang dipasang di dekat pemukiman. Papan itu dinilai menyesatkan karena memberi kesan ada santri yang mondok, padahal di lapangan tidak ada aktivitas sama sekali.

“Kejanggalan lain adalah dipasangnya papan tulisan di dekat rumah warga, seakan-akan ada santri mondok padahal itu hanyalah papan kosong,” tambahnya.

Melihat kondisi yang dinilai rawan memicu konflik sosial, Surono berharap pemerintah pusat segera turun tangan. Ia secara terbuka meminta Presiden Prabowo Subianto menugaskan tim untuk mengecek langsung ke lapangan dan mengambil tindakan tegas.

“Saya berharap kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menugaskan orang kepercayaannya turun langsung melihat kondisi sebenarnya di lapangan, sehingga secepatnya mendapat tindakan tegas,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola Yayasan Pesantren Mukmin Mandiri 2 belum memberikan keterangan resmi. Jurnalis juga masih berupaya mengonfirmasi pihak berwenang setempat terkait tudingan dan status hukum yayasan tersebut.

Viralnya unggahan ini membuat warga Tulungagung, khususnya warga Sendang, menantikan klarifikasi resmi agar polemik tidak berlarut-larut dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

(Dian)

Berita Terkait

Maulid Nabi, Ahmad Baharudin Ingatkan ASN Tulungagung Soal Disiplin dan Amanah
Paripurna DPRD Tulungagung, Ahmad Baharudin Sampaikan Arah APBD 2027
Jalan Selingkar Waduk Wonorejo Dipersoalkan, Siapa Sebenarnya yang Bertanggung Jawab?
Plt Bupati Baharudin Satukan Tiga Pilar dan Masyarakat Jaga Tulungagung
Baharudin Lantik Pengurus LPTQ dan Kukuhkan Dewan Hakim MTQ XXXII Tulungagung
Fiber Optik Tanpa Izin Menjamur, Sejauh Mana Penertiban Pemkab Tulungagung?
Perkuat Perlindungan Sosial, DPRD Tulungagung Bahas Ranperda Bersama Lembaga dan Tokoh Masyarakat
Bupati Baharudin Ajak Tiga Pilar dan Elemen Masyarakat Jaga Kondusivitas Tulungagung

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:09 WIB

Maulid Nabi, Ahmad Baharudin Ingatkan ASN Tulungagung Soal Disiplin dan Amanah

Kamis, 10 September 2026 - 00:09 WIB

Paripurna DPRD Tulungagung, Ahmad Baharudin Sampaikan Arah APBD 2027

Senin, 7 September 2026 - 18:54 WIB

Jalan Selingkar Waduk Wonorejo Dipersoalkan, Siapa Sebenarnya yang Bertanggung Jawab?

Senin, 7 September 2026 - 17:58 WIB

Plt Bupati Baharudin Satukan Tiga Pilar dan Masyarakat Jaga Tulungagung

Jumat, 4 September 2026 - 17:49 WIB

Baharudin Lantik Pengurus LPTQ dan Kukuhkan Dewan Hakim MTQ XXXII Tulungagung

Jumat, 4 September 2026 - 14:01 WIB

Fiber Optik Tanpa Izin Menjamur, Sejauh Mana Penertiban Pemkab Tulungagung?

Jumat, 4 September 2026 - 12:34 WIB

Perkuat Perlindungan Sosial, DPRD Tulungagung Bahas Ranperda Bersama Lembaga dan Tokoh Masyarakat

Kamis, 3 September 2026 - 14:53 WIB

Bupati Baharudin Ajak Tiga Pilar dan Elemen Masyarakat Jaga Kondusivitas Tulungagung

Berita Terbaru