Kemarau Mulai Berdampak, 11 Hektare Sawah di Tulungagung Alami Kekeringan

- Pewarta

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 04:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG, Lumineerdaily.com – Musim kemarau mulai berdampak pada sektor pertanian di Kabupaten Tulungagung. Dinas Pertanian (Dispertan) mencatat sedikitnya 11 hektare lahan padi mengalami kekeringan sejak Juni 2026. Meski demikian, seluruh tanaman masih dapat diselamatkan sehingga belum ada laporan gagal panen.

Kepala Dinas Pertanian Tulungagung, Suyanto, mengatakan laporan pertama diterima pada Juni 2026 dari Kecamatan Pakel. Saat itu, luas lahan yang terdampak mencapai sekitar tujuh hektare.

Lahan yang mengalami kekeringan tersebar di Desa Ngebong seluas dua hektare dan Desa Suwaluh sekitar lima hektare. Memasuki awal Juli, kondisi serupa juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Campurdarat, tepatnya di Desa Pelem dan Desa Wates dengan luas terdampak sekitar empat hektare.

“Total lahan tanaman padi yang terdampak kekeringan hingga saat ini mencapai 11 hektare,” kata Suyanto.

Menurutnya, penanganan di Kecamatan Pakel telah dilakukan melalui program pompanisasi sehingga kebutuhan air untuk tanaman padi dapat terpenuhi. Langkah tersebut membuat tanaman tetap dapat dipertahankan dan terhindar dari kerusakan yang lebih parah.

Sementara itu, upaya penanganan di Kecamatan Campurdarat masih terus dilakukan. Dinas Pertanian bersama pihak terkait berupaya menjaga pasokan air agar kekeringan tidak meluas ke lahan pertanian lainnya.

Hingga saat ini, Dispertan memastikan belum ada tanaman padi yang mengalami puso atau gagal panen akibat kekeringan.

Selain melakukan penanganan di lokasi terdampak, pemerintah juga meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kondisi serupa selama puncak musim kemarau. Kawasan perbukitan seperti Kecamatan Tanggunggunung, Pucanglaban, Sendang, dan Pagerwojo menjadi daerah yang dipantau karena memiliki keterbatasan sumber air.

Di wilayah tersebut, sebagian petani telah menyesuaikan pola tanam dengan mengurangi penanaman padi dan beralih ke komoditas yang lebih tahan terhadap kondisi kering, seperti jagung. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko kerugian apabila musim kemarau berlangsung lebih lama.

Dinas Pertanian mengimbau petani terus memantau kondisi lahan serta berkoordinasi dengan petugas penyuluh pertanian apabila mulai mengalami kesulitan memperoleh pasokan air, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

(gUn)

Berita Terkait

Maulid Nabi, Ahmad Baharudin Ingatkan ASN Tulungagung Soal Disiplin dan Amanah
Paripurna DPRD Tulungagung, Ahmad Baharudin Sampaikan Arah APBD 2027
Jalan Selingkar Waduk Wonorejo Dipersoalkan, Siapa Sebenarnya yang Bertanggung Jawab?
Plt Bupati Baharudin Satukan Tiga Pilar dan Masyarakat Jaga Tulungagung
Baharudin Lantik Pengurus LPTQ dan Kukuhkan Dewan Hakim MTQ XXXII Tulungagung
Fiber Optik Tanpa Izin Menjamur, Sejauh Mana Penertiban Pemkab Tulungagung?
Perkuat Perlindungan Sosial, DPRD Tulungagung Bahas Ranperda Bersama Lembaga dan Tokoh Masyarakat
Bupati Baharudin Ajak Tiga Pilar dan Elemen Masyarakat Jaga Kondusivitas Tulungagung

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:09 WIB

Maulid Nabi, Ahmad Baharudin Ingatkan ASN Tulungagung Soal Disiplin dan Amanah

Kamis, 10 September 2026 - 00:09 WIB

Paripurna DPRD Tulungagung, Ahmad Baharudin Sampaikan Arah APBD 2027

Senin, 7 September 2026 - 18:54 WIB

Jalan Selingkar Waduk Wonorejo Dipersoalkan, Siapa Sebenarnya yang Bertanggung Jawab?

Senin, 7 September 2026 - 17:58 WIB

Plt Bupati Baharudin Satukan Tiga Pilar dan Masyarakat Jaga Tulungagung

Jumat, 4 September 2026 - 17:49 WIB

Baharudin Lantik Pengurus LPTQ dan Kukuhkan Dewan Hakim MTQ XXXII Tulungagung

Jumat, 4 September 2026 - 14:01 WIB

Fiber Optik Tanpa Izin Menjamur, Sejauh Mana Penertiban Pemkab Tulungagung?

Jumat, 4 September 2026 - 12:34 WIB

Perkuat Perlindungan Sosial, DPRD Tulungagung Bahas Ranperda Bersama Lembaga dan Tokoh Masyarakat

Kamis, 3 September 2026 - 14:53 WIB

Bupati Baharudin Ajak Tiga Pilar dan Elemen Masyarakat Jaga Kondusivitas Tulungagung

Berita Terbaru