Tulungagung, Lumineerdaily.com – Dua tim sepak bola usia muda asal Kabupaten Tulungagung bersiap menghadapi persaingan Piala Soeratin tingkat Jawa Timur di Kabupaten Jember. Tim U-13 Muda Perkasa dan U-15 Muncul Jaya resmi dilepas untuk mengikuti kompetisi tersebut.
Pelepasan dilakukan Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Selasa (1/9/2026) pagi. Hadir dalam kegiatan itu pengurus PSSI Kabupaten Tulungagung, pelatih, official serta para pemain.
Muda Perkasa dan Muncul Jaya merupakan dua tim yang berhasil keluar sebagai wakil Tulungagung setelah mengikuti kompetisi Piala Soeratin tingkat kabupaten.
Keduanya akan bertanding di Jember selama kurang lebih dua pekan. Setiap tim membawa 25 orang yang terdiri atas pemain dan official.
Bagi para pemain, kompetisi tingkat provinsi ini menjadi pengalaman baru karena mereka akan berhadapan dengan tim-tim dari berbagai daerah di Jawa Timur. Total terdapat 68 tim yang ambil bagian dalam ajang tersebut.
Ahmad Baharudin mengatakan keberangkatan kedua tim merupakan kelanjutan dari kompetisi yang sebelumnya digelar di tingkat kabupaten. Setelah menjadi juara di daerah, Muda Perkasa dan Muncul Jaya mendapat kesempatan untuk melanjutkan perjuangan ke tingkat provinsi.
“Setelah PSSI Kabupaten Tulungagung melaksanakan kompetisi internal U-13 dan U-15 Piala Soeratin tingkat kabupaten, juaranya berhak dan berkewajiban mewakili Kabupaten Tulungagung untuk mengikuti kompetisi tingkat provinsi,” kata Baharudin.
Namun, Baharudin tidak ingin para pemain usia muda justru dibebani tuntutan berlebihan untuk membawa pulang gelar juara.
Menurutnya, usia 13 dan 15 tahun masih merupakan masa penting dalam pembentukan seorang atlet. Kemampuan mengolah permainan, pengalaman bertanding dan sikap pemain harus menjadi perhatian utama.
“Sebetulnya umur segitu kan dalam pembinaan. Yang kita tekankan bukan juaranya, tapi permainan dan attitude,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar program latihan tidak diberikan secara berlebihan hanya karena ingin mengejar hasil pertandingan. Kondisi fisik dan proses tumbuh kembang pemain tetap harus diperhatikan.
“Kalau kita tekan untuk juara, tentu kita forsir untuk latihan-latihan. Terlalu ketat di latihan nanti mengganggu perkembangan pertumbuhan anak tersebut,” jelasnya.
Tim U-13 Tulungagung dijadwalkan mulai bertanding pada Rabu (2/9/2026), sementara pertandingan kelompok U-15 dimulai Kamis (3/9/2026).
Dalam babak penyisihan, masing-masing tim akan berada dalam grup yang dihuni lima peserta. Mereka harus melewati pertandingan grup sebelum melangkah ke tahap berikutnya.
Baharudin berharap para pemain memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah pengalaman. Ia juga meminta mereka menjaga sikap selama mengikuti kompetisi karena mereka membawa nama Kabupaten Tulungagung.
Bagi PSSI Kabupaten Tulungagung, keikutsertaan dua kelompok usia tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan sepak bola daerah. Semakin sering pemain muda mendapat kesempatan bertanding di level provinsi, semakin banyak pengalaman yang mereka dapatkan sebelum masuk ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
(gUn)













