INFLASI TULUNGAGUNG JUNI 2026 TETAP AMAN DI ANGKA 2,57 PERSEN, LEBIH RENDAH DARI JATIM DAN NASIONAL

- Pewarta

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG, lumineerdaily.com – Kabar baik datang dari sektor ekonomi. Inflasi Kabupaten Tulungagung pada Juni 2026 masih terkendali di level 2,57 persen secara tahunan atau year on year. Angka ini tidak hanya sesuai target nasional, tapi juga lebih rendah dibandingkan inflasi Jawa Timur dan nasional.

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Tulungagung, Catur Hermono, menyebut stabilitas harga ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, TPID, dan para pelaku usaha. “Kami terus memantau pergerakan harga komoditas agar tidak ada lonjakan yang memberatkan masyarakat,” ujarnya

Dari pantauan di lapangan, beberapa komoditas memang mengalami kenaikan. Beras premium, beras medium, dan cabai rawit terpantau naik harganya. Namun di sisi lain, harga cabai merah, bawang merah, telur ayam ras, dan ayam ras justru mengalami penurunan.

Kombinasi naik-turun inilah yang membuat inflasi secara keseluruhan tetap terjaga dan tidak bergejolak.

Untuk menjaga stabilitas, TPID Tulungagung tidak tinggal diam. Koordinasi rutin dilakukan setiap minggu, ditambah sistem pemantauan harga dan stok pangan secara harian. Penyaluran beras SPHP juga terus digencarkan di sejumlah pasar agar masyarakat bisa mendapat beras dengan harga terjangkau.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, stok komoditas strategis di Tulungagung saat ini masih dalam kondisi aman dan surplus. Artinya tidak ada potensi kelangkaan dalam waktu dekat.

Sementara itu, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis atau MBG yang mulai berjalan bertahap sejak awal Juli 2026 ternyata belum memberi dampak besar terhadap harga bahan pangan.

Catur menjelaskan, karena program ini belum menyasar seluruh sekolah, maka permintaan bahan pokok seperti beras, telur, dan sayur belum meningkat signifikan. “Dampaknya masih terbatas. Kami perkirakan efek ke harga baru akan terasa jika cakupannya sudah meluas,” katanya.

Dengan inflasi yang terjaga, stok pangan aman, dan pengawasan harga yang ketat, Pemkab Tulungagung optimistis daya beli masyarakat tetap stabil hingga semester kedua 2026. (Dian)

Berita Terkait

MUI dan BNK Tulungagung Gelar Seminar, Plt Bupati Tegaskan Tutup Tuntas Outlet Miras Ilegal, Termasuk Sari Jaya
Ratusan Rumah Berdiri Di Atas Sungai Mati Di Tulungagung, Status Lahannya Belum Jelas
Pemilihan Sekda Tulungagung Masih Tunggu Restu Kemendagri, Tiga Nama Sudah Diserahkan
DPRD Tulungagung Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Mulai Dibahas
DISHUB TULUNGAGUNG GENCARKAN PENERTIBAN, JUKIR DILARANG TARIK UANG DARI KENDARAAN PLAT AG
Pemkab Dan DPRD Tulungagung Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025 Dan Berkomitmen 2026 Lebih baik
Wahyu Pratama Alamsyah Resmi Gantikan Sutomo, Duduk di DRPD Tulungagung Lewat PAW
FRAKSI PKB DPRD TULUNGAGUNG UCAPKAN SELAMAT HARLAH KE-28 PKB

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:38 WIB

Ratusan Rumah Berdiri Di Atas Sungai Mati Di Tulungagung, Status Lahannya Belum Jelas

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:46 WIB

Pemilihan Sekda Tulungagung Masih Tunggu Restu Kemendagri, Tiga Nama Sudah Diserahkan

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:38 WIB

DPRD Tulungagung Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Mulai Dibahas

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:18 WIB

DISHUB TULUNGAGUNG GENCARKAN PENERTIBAN, JUKIR DILARANG TARIK UANG DARI KENDARAAN PLAT AG

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:53 WIB

Pemkab Dan DPRD Tulungagung Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025 Dan Berkomitmen 2026 Lebih baik

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:46 WIB

Wahyu Pratama Alamsyah Resmi Gantikan Sutomo, Duduk di DRPD Tulungagung Lewat PAW

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:26 WIB

FRAKSI PKB DPRD TULUNGAGUNG UCAPKAN SELAMAT HARLAH KE-28 PKB

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:19 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat Tulungagung Dimulai Oktober 2026, Tampung 1000 Siswa Kurang Mampu

Berita Terbaru