MPLS 2026/2027 DI TULUNGAGUNG: LUPAKAN STIGMA LAMA, KINI ERA MPLS RAMAH PENUH SEMANGAT*

- Pewarta

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG, lumineerdaily.com –  Kata “perpeloncoan” sudah tidak relevan lagi di sekolah-sekolah Tulungagung. Hari pertama masuk sekolah di seluruh SMA Negeri se-Kabupaten Tulungagung pada Selasa (14/7/2026) menjadi bukti nyata bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah kini hadir dengan wajah baru.

Tidak ada teriakan di lapangan, tidak ada atribut aneh yang memberatkan, dan tidak ada praktik senioritas yang menekan. Yang terlihat justru sambutan hangat, tawa, dan rasa ingin tahu dari ribuan peserta didik baru yang memulai langkahnya di jenjang SMA.

Tahun ajaran 2026/2027 ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama MKKS SMA Negeri memastikan MPLS berjalan dengan konsep _MPLS Ramah_. Pembukaan kegiatan dilakukan secara daring dan dipusatkan dari SMKN 2 Singosari, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan di sekolah masing-masing.

MPLS tahun ini difokuskan sebagai masa adaptasi, bukan masa menakutkan. Selama lima hari hingga Jumat (18/7), siswa baru dikenalkan dengan guru, kakak kelas, tata tertib, fasilitas sekolah, ekstrakurikuler, serta kegiatan akademik dan nonakademik. Mereka juga diajak memahami visi, misi, budaya, dan karakter sekolah. Rangkaian kegiatannya diisi dengan sesi motivasi, games edukatif, penguatan karakter, hingga pembiasaan nilai disiplin, tanggung jawab, cinta tanah air, dan semangat belajar.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah MKKS SMA Negeri Tulungagung, Wawan Santosa, menegaskan tidak ada ruang sedikit pun untuk praktik perpeloncoan. “Instruksinya jelas dan tegas. Tidak boleh ada penekanan atau menakut-nakuti siswa. Kita ingin membangun sekolah yang nyaman sejak hari pertama. Karena itu yang kita kedepankan adalah _MPLS Ramah_. Ramah kepada anak, ramah kepada lingkungan, dan ramah kepada semua warga sekolah,” ujar Wawan.

Selama ini stigma MPLS identik dengan pembentakan dan senioritas membuat banyak siswa datang ke sekolah dengan rasa takut. Kini paradigma itu diputus. Kakak kelas hadir sebagai kakak pendamping, bukan sebagai “senior” yang menakutkan. Guru hadir sebagai pembimbing, bukan pemberi tekanan.

Dengan pendekatan humanis ini, diharapkan siswa baru lebih cepat beradaptasi dan merasa memiliki sekolahnya. Mereka datang bukan karena terpaksa, tapi karena bangga dan semangat untuk belajar. “Kalau awalnya sudah ramah, maka lima tahun ke depan anak-anak akan belajar dengan hati yang tenang. Sekolah jadi rumah kedua, bukan tempat yang menakutkan,” tambah Wawan.

Langkah Tulungagung ini sejalan dengan arahan Kemendikbudristek yang melarang segala bentuk kekerasan dalam pengenalan lingkungan sekolah. Dengan _MPLS Ramah_, SMA Negeri di Tulungagung ingin menunjukkan bahwa pendidikan karakter tidak butuh intimidasi. Cukup dengan keteladanan, komunikasi, dan suasana yang saling menghargai.

Untuk angkatan 2026/2027, hari pertama sekolah mereka pun dimulai bukan dengan air mata, tapi dengan senyum. (Dian)

Berita Terkait

Bakesbangpol Perkuat Sinergi Tiga Pilar, Antisipasi Hoaks hingga Potensi Konflik Sosial di Tulungagung
MUI dan BNK Tulungagung Gelar Seminar, Plt Bupati Tegaskan Tutup Tuntas Outlet Miras Ilegal, Termasuk Sari Jaya
Ratusan Rumah Berdiri Di Atas Sungai Mati Di Tulungagung, Status Lahannya Belum Jelas
Pemilihan Sekda Tulungagung Masih Tunggu Restu Kemendagri, Tiga Nama Sudah Diserahkan
DPRD Tulungagung Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Mulai Dibahas
DISHUB TULUNGAGUNG GENCARKAN PENERTIBAN, JUKIR DILARANG TARIK UANG DARI KENDARAAN PLAT AG
Pemkab Dan DPRD Tulungagung Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025 Dan Berkomitmen 2026 Lebih baik
Wahyu Pratama Alamsyah Resmi Gantikan Sutomo, Duduk di DRPD Tulungagung Lewat PAW

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:08 WIB

Bakesbangpol Perkuat Sinergi Tiga Pilar, Antisipasi Hoaks hingga Potensi Konflik Sosial di Tulungagung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:49 WIB

MUI dan BNK Tulungagung Gelar Seminar, Plt Bupati Tegaskan Tutup Tuntas Outlet Miras Ilegal, Termasuk Sari Jaya

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:38 WIB

Ratusan Rumah Berdiri Di Atas Sungai Mati Di Tulungagung, Status Lahannya Belum Jelas

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:46 WIB

Pemilihan Sekda Tulungagung Masih Tunggu Restu Kemendagri, Tiga Nama Sudah Diserahkan

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:38 WIB

DPRD Tulungagung Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Mulai Dibahas

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:18 WIB

DISHUB TULUNGAGUNG GENCARKAN PENERTIBAN, JUKIR DILARANG TARIK UANG DARI KENDARAAN PLAT AG

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:53 WIB

Pemkab Dan DPRD Tulungagung Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025 Dan Berkomitmen 2026 Lebih baik

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:46 WIB

Wahyu Pratama Alamsyah Resmi Gantikan Sutomo, Duduk di DRPD Tulungagung Lewat PAW

Berita Terbaru