OTT Ubah Peta Kekuasaan: Wakil Bupati Naik Jadi Plt, Isu Tak Harmonis Kembali Muncul

- Pewarta

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung – Perubahan besar terjadi di tubuh Pemerintah Kabupaten Tulungagung setelah Bupati Gatut Sunu Wibowo tersangkut kasus yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi. Posisi kepala daerah untuk sementara kini dipegang oleh wakil bupati sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

Langkah ini diambil agar roda pemerintahan tetap berjalan. Pelayanan kepada masyarakat, mulai dari administrasi hingga program daerah, dipastikan tetap berlangsung tanpa gangguan.

Di tengah perubahan tersebut, isu lama kembali mencuat. Hubungan antara bupati dan wakil bupati sebelumnya disebut tidak berjalan selaras. Dalam sejumlah agenda resmi, keduanya jarang terlihat bersama.

Namun hingga saat ini, tidak ada penjelasan terbuka dari kedua pihak terkait kondisi tersebut.

Kini, sebagai Plt, wakil bupati memegang kendali penuh atas jalannya pemerintahan. Sejumlah keputusan strategis berada di tangannya, termasuk menjaga stabilitas birokrasi dan memastikan program tetap berjalan.

Perubahan ini membuat banyak pihak menunggu arah kepemimpinan ke depan. Apakah kondisi akan tetap stabil atau justru memunculkan masalah baru, masih harus dilihat.

Yang jelas, masyarakat berharap pemerintahan tetap berjalan baik dan kebutuhan warga tetap menjadi prioritas utama.

Sementara itu, proses hukum terhadap Gatut Sunu Wibowo masih berlangsung dan belum memasuki tahap akhir. Di sisi lain, aktivitas pemerintahan tetap berjalan normal dengan pegawai yang diminta tetap fokus menjalankan tugasnya.

Berita Terkait

Dua Dekade Hadapi HIV/AIDS, Tulungagung Perkuat Deteksi Dini dan Pendampingan Pasien
Dua Dekade HIV/AIDS di Tulungagung: 4.498 Kasus Terdeteksi, Dinkes Perkuat Skrining dan Pendampingan ODHA
Siswi SMPN 4 Tulungagung Raih Juara 2 OSN IPA, Bukti Pembinaan Akademik Berjalan Konsisten
Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun
Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 22:39 WIB

Dua Dekade Hadapi HIV/AIDS, Tulungagung Perkuat Deteksi Dini dan Pendampingan Pasien

Senin, 8 Juni 2026 - 08:48 WIB

Dua Dekade HIV/AIDS di Tulungagung: 4.498 Kasus Terdeteksi, Dinkes Perkuat Skrining dan Pendampingan ODHA

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:20 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:33 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:09 WIB

Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:11 WIB

Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:53 WIB

Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat

Berita Terbaru