Parkir Bazar Tulungagung Djadoel Dipersoalkan, Dugaan Pungli Masuk Polisi, Pemkab Tulungagung Diam

- Pewarta

Rabu, 17 Desember 2025 - 04:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lumineerdaily.com, Tulungagung – Festival Tulungagung Djadoel yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-820 Kabupaten Tulungagung berlangsung di ruang publik utama kota dan menyedot ribuan pengunjung. Namun di balik kemeriahan perayaan, muncul persoalan pungutan parkir yang kini dilaporkan sebagai dugaan pungutan liar (pungli). Hingga laporan itu masuk ke ranah hukum, Pemerintah Kabupaten Tulungagung belum memberikan penjelasan terbuka kepada publik.

Sejumlah warga mengeluhkan pungutan parkir yang diterapkan selama festival berlangsung tanpa disertai informasi legalitas, karcis resmi, maupun kejelasan siapa pengelolanya. Di tengah kemacetan parah dan arus kendaraan yang tersendat di sekitar lokasi acara, publik tidak memperoleh kepastian apakah pungutan tersebut sah, diatur secara resmi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Persoalan ini kian mencuat setelah Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung menyatakan tidak pernah dilibatkan dalam pengaturan parkir maupun rekayasa lalu lintas selama Festival Tulungagung Djadoel berlangsung. Padahal, pengelolaan parkir dan lalu lintas di ruang publik merupakan kewenangan teknis yang berada di bawah Dishub.

“Kami tidak menerima koordinasi ataupun permohonan terkait pengelolaan parkir kegiatan tersebut,” kata Kepala Bidang Parkir Dishub Tulungagung, Ronald.

Menurutnya, tanpa pelibatan Dishub, tidak ada dasar penetapan tarif parkir, tidak ada mekanisme pengawasan di lapangan, serta tidak ada jaminan bahwa pungutan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kondisi ini membuat batas antara retribusi resmi dan pungutan liar menjadi kabur.

Di sisi lain, kepolisian membenarkan telah menerima laporan masyarakat terkait dugaan pungli parkir tersebut. Satreskrim Polres Tulungagung menyatakan saat ini tengah melakukan klarifikasi dan pendalaman terhadap pihak-pihak yang diduga terkait dalam pengelolaan parkir festival.

Masuknya persoalan parkir Festival Tulungagung Djadoel ke ranah hukum menyoroti persoalan yang lebih mendasar, yakni tata kelola kegiatan resmi daerah. Festival hari jadi yang membawa nama pemerintah daerah seharusnya berada dalam kendali administratif yang jelas, mulai dari perizinan, pengamanan, hingga pengelolaan keuangan.

Namun hingga kini, Pemkab Tulungagung belum menjelaskan siapa penanggung jawab teknis penyelenggaraan festival, bagaimana mekanisme pengelolaan parkir ditetapkan, serta ke mana aliran dana pungutan parkir seharusnya dipertanggungjawabkan. Sikap diam ini justru menempatkan pemerintah daerah dalam sorotan publik, bukan sebagai pengendali kegiatan, melainkan sebagai pihak yang membiarkan persoalan terjadi.

Perayaan hari jadi yang semestinya mencerminkan pelayanan publik dan kebanggaan daerah kini berubah menjadi ujian akuntabilitas dan transparansi pemerintahan di tingkat lokal.

(GN).

Berita Terkait

Maulid Nabi, Ahmad Baharudin Ingatkan ASN Tulungagung Soal Disiplin dan Amanah
Paripurna DPRD Tulungagung, Ahmad Baharudin Sampaikan Arah APBD 2027
Jalan Selingkar Waduk Wonorejo Dipersoalkan, Siapa Sebenarnya yang Bertanggung Jawab?
Plt Bupati Baharudin Satukan Tiga Pilar dan Masyarakat Jaga Tulungagung
Baharudin Lantik Pengurus LPTQ dan Kukuhkan Dewan Hakim MTQ XXXII Tulungagung
Fiber Optik Tanpa Izin Menjamur, Sejauh Mana Penertiban Pemkab Tulungagung?
Perkuat Perlindungan Sosial, DPRD Tulungagung Bahas Ranperda Bersama Lembaga dan Tokoh Masyarakat
Bupati Baharudin Ajak Tiga Pilar dan Elemen Masyarakat Jaga Kondusivitas Tulungagung

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:09 WIB

Maulid Nabi, Ahmad Baharudin Ingatkan ASN Tulungagung Soal Disiplin dan Amanah

Kamis, 10 September 2026 - 00:09 WIB

Paripurna DPRD Tulungagung, Ahmad Baharudin Sampaikan Arah APBD 2027

Senin, 7 September 2026 - 18:54 WIB

Jalan Selingkar Waduk Wonorejo Dipersoalkan, Siapa Sebenarnya yang Bertanggung Jawab?

Senin, 7 September 2026 - 17:58 WIB

Plt Bupati Baharudin Satukan Tiga Pilar dan Masyarakat Jaga Tulungagung

Jumat, 4 September 2026 - 17:49 WIB

Baharudin Lantik Pengurus LPTQ dan Kukuhkan Dewan Hakim MTQ XXXII Tulungagung

Jumat, 4 September 2026 - 14:01 WIB

Fiber Optik Tanpa Izin Menjamur, Sejauh Mana Penertiban Pemkab Tulungagung?

Jumat, 4 September 2026 - 12:34 WIB

Perkuat Perlindungan Sosial, DPRD Tulungagung Bahas Ranperda Bersama Lembaga dan Tokoh Masyarakat

Kamis, 3 September 2026 - 14:53 WIB

Bupati Baharudin Ajak Tiga Pilar dan Elemen Masyarakat Jaga Kondusivitas Tulungagung

Berita Terbaru