Pemkab Tulungagung Gelontorkan Rp8 Miliar untuk Perbaikan Dua Jembatan, Target Rampung Bertahap hingga 2026

- Pewarta

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Dokumentasi

Foto Dokumentasi

Lumineerdaily.com, Tulungagung – Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai merealisasikan rencana perbaikan infrastruktur jembatan pada tahun anggaran 2026. Total dana yang dialokasikan mencapai sekitar Rp8 miliar untuk dua titik utama, yakni Jembatan Junjung dan Jembatan Pekel.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan yang melintasi jalur vital tersebut.

Plt Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Tulungagung, Ahmad Rifai Sodik, menjelaskan bahwa saat ini proses pengadaan masih berada pada tahap administrasi akhir, tepatnya menunggu kelengkapan dokumen dari pihak pemenang lelang.

“Ini masih surat penunjukan pemenang lelang dan belum berkontrak. Mereka harus menyertakan jaminan pelaksanaan sebesar 5 persen dari nilai kontrak,” ujarnya, Jumat (25/04/2026).

Setelah jaminan tersebut dipenuhi, proses akan dilanjutkan ke tahap penandatanganan kontrak sebelum pekerjaan fisik dimulai di lapangan.

Dari total anggaran yang tersedia, perbaikan Jembatan Junjung menjadi proyek dengan porsi terbesar, yakni sekitar Rp7,1 miliar. Jembatan ini direncanakan mengalami perbaikan menyeluruh dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar tujuh bulan.

Pemerintah daerah menargetkan proyek tersebut dapat selesai pada akhir tahun 2026, sehingga jembatan bisa kembali difungsikan secara normal dan mendukung aktivitas transportasi masyarakat.

“Target kami Desember 2026 pekerjaan perbaikan Jembatan Junjung sudah selesai,” kata Rifai.

Perbaikan ini dinilai penting mengingat peran Jembatan Junjung sebagai salah satu akses penghubung yang cukup padat dilalui kendaraan, baik untuk kebutuhan warga maupun distribusi barang antarwilayah.

Sementara itu, proyek perbaikan Jembatan Pekel masih belum masuk tahap pelaksanaan. Pemerintah daerah masih menunggu proses lelang yang direncanakan berlangsung pada triwulan kedua 2026.

Keterlambatan proses ini disebut lebih disebabkan oleh tahapan administrasi dan penyesuaian teknis perencanaan, sebelum nantinya pekerjaan fisik dapat dimulai.

Meski demikian, Pemkab Tulungagung memastikan bahwa kedua proyek tersebut tetap menjadi prioritas dalam program peningkatan infrastruktur daerah tahun ini.

Program perbaikan dua jembatan ini juga menjadi bagian dari strategi jangka menengah pemerintah daerah untuk menjaga kualitas infrastruktur dasar, khususnya pada fasilitas penghubung antarwilayah yang mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan kondisi.

Selain aspek teknis, proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi, terutama dalam memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, hingga aktivitas perdagangan lokal.

Dengan nilai investasi yang cukup besar, pemerintah daerah menegaskan komitmennya agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai jadwal, tepat mutu, dan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Tulungagung.

(gun)

Berita Terkait

MUI dan BNK Tulungagung Gelar Seminar, Plt Bupati Tegaskan Tutup Tuntas Outlet Miras Ilegal, Termasuk Sari Jaya
Ratusan Rumah Berdiri Di Atas Sungai Mati Di Tulungagung, Status Lahannya Belum Jelas
Pemilihan Sekda Tulungagung Masih Tunggu Restu Kemendagri, Tiga Nama Sudah Diserahkan
DPRD Tulungagung Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Mulai Dibahas
DISHUB TULUNGAGUNG GENCARKAN PENERTIBAN, JUKIR DILARANG TARIK UANG DARI KENDARAAN PLAT AG
Pemkab Dan DPRD Tulungagung Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025 Dan Berkomitmen 2026 Lebih baik
Wahyu Pratama Alamsyah Resmi Gantikan Sutomo, Duduk di DRPD Tulungagung Lewat PAW
FRAKSI PKB DPRD TULUNGAGUNG UCAPKAN SELAMAT HARLAH KE-28 PKB

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:38 WIB

Ratusan Rumah Berdiri Di Atas Sungai Mati Di Tulungagung, Status Lahannya Belum Jelas

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:46 WIB

Pemilihan Sekda Tulungagung Masih Tunggu Restu Kemendagri, Tiga Nama Sudah Diserahkan

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:38 WIB

DPRD Tulungagung Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Mulai Dibahas

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:18 WIB

DISHUB TULUNGAGUNG GENCARKAN PENERTIBAN, JUKIR DILARANG TARIK UANG DARI KENDARAAN PLAT AG

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:53 WIB

Pemkab Dan DPRD Tulungagung Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025 Dan Berkomitmen 2026 Lebih baik

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:46 WIB

Wahyu Pratama Alamsyah Resmi Gantikan Sutomo, Duduk di DRPD Tulungagung Lewat PAW

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:26 WIB

FRAKSI PKB DPRD TULUNGAGUNG UCAPKAN SELAMAT HARLAH KE-28 PKB

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:19 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat Tulungagung Dimulai Oktober 2026, Tampung 1000 Siswa Kurang Mampu

Berita Terbaru