Protes Jalan Rusak, Warga Ngunut Tanam Pohon Pisang di Ruas Kabupaten

- Redaksi

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG – Kekecewaan warga Lingkungan 8, Desa Ngunut, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, memuncak. Puluhan pohon pisang ditanam di badan jalan kabupaten yang rusak parah sebagai bentuk protes atas lambannya penanganan perbaikan.

Aksi itu dilakukan warga pada Minggu (15/2) tengah malam. Pohon-pohon pisang ditancapkan di sejumlah titik lubang yang menganga sepanjang lebih dari 200 meter. Sejumlah tulisan bernada kritik turut dipasang, di antaranya bertuliskan “Korban Janji” dan “Maaf perjalanan Anda terganggu, sedang ada perbaikan jalan.”

Kerusakan jalan tersebut disebut telah berlangsung lama. Lubang dengan diameter kecil hingga besar tersebar tidak merata dan semakin membahayakan saat hujan turun. Beberapa pengendara dilaporkan terjatuh akibat menghindari lubang atau kehilangan kendali.

“Sudah lama rusaknya. Pernah ditambal, tapi tidak bertahan. Sekarang kembali rusak dan lebih parah,” ujar Maryaumi, salah satu warga setempat.

Menurutnya, ruas jalan itu merupakan akses vital penghubung antarwilayah, termasuk menuju Kecamatan Sumbergempol, Boyolangu, dan Kalidawir. Aktivitas warga, distribusi barang, hingga mobilitas pelajar dan pekerja setiap hari melintasi jalur tersebut.

Warga menilai penanaman pohon pisang bukan sekadar aksi simbolik, melainkan bentuk peringatan agar pemerintah segera turun tangan sebelum korban kecelakaan kembali bertambah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung, Erwin Novianto, sebelumnya menyampaikan bahwa perbaikan jalan di wilayah Ngunut dan sejumlah titik lain direncanakan masuk program perawatan rutin mulai Maret 2026. Perbaikan akan difokuskan pada titik dengan tingkat kerusakan berat.

Beberapa ruas yang masuk rencana penanganan antara lain jalur Ngunut–Podorejo, Ngunut–Doroampel, dan Boyolangu–Sanggrahan.

Meski demikian, warga berharap realisasi tidak kembali tertunda. Bagi mereka, jalan bukan sekadar infrastruktur, melainkan nadi aktivitas harian yang menyangkut keselamatan dan ekonomi masyarakat.

(gun/wek).

Berita Terkait

Bupati Gatut Sunu Wibowo Buka Festival Bazar Ramadan 1447 H, Puluhan UMKM Ramaikan GOR Lembu Peteng
Bupati Tulungagung Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum Strategis Jatim
Bupati Gatut Sunu Wibowo Awali Safari Ramadan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Ajak Warga Jaga Kondusivitas Daerah
Ketum 212 RMS Desak Transparansi Dana Komite Sekolah di Tulungagung
Internet Puskesmas Tulungagung Bermasalah, Dewan Soroti Izin Perusahaan
Rp54,5 Miliar untuk THR ASN Tulungagung, Angka Besar di Tengah Tekanan Kebutuhan Warga
SMPN 2 Tulungagung Raih Juara Madya 2 LKBB KOBAR API S’7 Tingkat Jawa Timur
Lampu Mati Bertahun-tahun, Pasar Ngemplak Tulungagung Penyumbang PAD Dibiarkan Gelap dan Rusak

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 09:46 WIB

Bupati Gatut Sunu Wibowo Buka Festival Bazar Ramadan 1447 H, Puluhan UMKM Ramaikan GOR Lembu Peteng

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:18 WIB

Bupati Tulungagung Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum Strategis Jatim

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:06 WIB

Bupati Gatut Sunu Wibowo Awali Safari Ramadan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Ajak Warga Jaga Kondusivitas Daerah

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:22 WIB

Ketum 212 RMS Desak Transparansi Dana Komite Sekolah di Tulungagung

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:21 WIB

Internet Puskesmas Tulungagung Bermasalah, Dewan Soroti Izin Perusahaan

Kamis, 19 Februari 2026 - 10:51 WIB

Rp54,5 Miliar untuk THR ASN Tulungagung, Angka Besar di Tengah Tekanan Kebutuhan Warga

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:55 WIB

Protes Jalan Rusak, Warga Ngunut Tanam Pohon Pisang di Ruas Kabupaten

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:33 WIB

SMPN 2 Tulungagung Raih Juara Madya 2 LKBB KOBAR API S’7 Tingkat Jawa Timur

Berita Terbaru