SK Kepsek Ditahan 1,5 Bulan, Tiba-Tiba Dibagi – Ada Apa di Tulungagung?

- Pewarta

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

Lumineerdaily.com, Tulungagung – Ratusan surat keputusan (SK) pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah di Tulungagung mendadak dibagikan setelah sebelumnya tidak kunjung diterima oleh sekolah.

Penyerahan SK dilakukan oleh Dinas Pendidikan Tulungagung pada Selasa (14/04/2026) di kantor dinas. Total ada 118 SK yang diserahkan kepada guru yang ditunjuk sebagai Plt kepala sekolah di berbagai jenjang.

Namun, waktu distribusi ini menimbulkan tanda tanya. Berdasarkan dokumen yang beredar, SK tersebut sebenarnya sudah ditandatangani sejak 27 Februari 2026. Artinya, ada jeda sekitar satu setengah bulan sebelum akhirnya dibagikan ke sekolah.

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Deni Susanti, membenarkan pembagian tersebut. Ia menegaskan pihaknya hanya menjalankan tugas distribusi.

“Kami hanya membagikan SK yang sudah ditetapkan. Untuk proses penetapan bukan kewenangan kami,” ujarnya, Rabu (15/04/2026).

Keterlambatan ini berdampak langsung pada aktivitas sekolah. Tanpa SK resmi, pelaksana tugas kepala sekolah tidak memiliki kewenangan administratif, termasuk dalam menandatangani dokumen penting.

Sejumlah sekolah sempat mengalami kendala dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Proses pencairan dan penggunaan dana yang membutuhkan tanda tangan kepala sekolah terhambat karena belum adanya SK yang sah.

Di lapangan, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Namun untuk kebutuhan operasional, beberapa sekolah harus mencari solusi sementara agar aktivitas tidak berhenti.

Situasi ini semakin menjadi perhatian karena pembagian SK terjadi hanya beberapa hari setelah peristiwa hukum yang mengguncang pemerintahan daerah. Waktu yang berdekatan menimbulkan pertanyaan terkait proses administrasi yang berjalan sebelumnya.

Hingga kini belum ada penjelasan rinci mengenai alasan keterlambatan distribusi SK tersebut. Pihak dinas menyebut fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh sekolah dapat kembali berjalan normal.

“Kami terus berkoordinasi agar pelayanan pendidikan tetap berjalan,” kata Deni.

Dengan telah diterimanya SK, sekolah kini mulai menata kembali administrasi yang sempat tertunda. Meski begitu, kejadian ini menjadi catatan penting bahwa keterlambatan dokumen resmi dapat berdampak luas terhadap jalannya pendidikan.

Ke depan, ketepatan waktu dalam proses administrasi menjadi hal krusial agar kegiatan sekolah tidak kembali terganggu oleh persoalan serupa.

(gun)

Berita Terkait

Dua Dekade Hadapi HIV/AIDS, Tulungagung Perkuat Deteksi Dini dan Pendampingan Pasien
Dua Dekade HIV/AIDS di Tulungagung: 4.498 Kasus Terdeteksi, Dinkes Perkuat Skrining dan Pendampingan ODHA
Siswi SMPN 4 Tulungagung Raih Juara 2 OSN IPA, Bukti Pembinaan Akademik Berjalan Konsisten
Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun
Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 22:39 WIB

Dua Dekade Hadapi HIV/AIDS, Tulungagung Perkuat Deteksi Dini dan Pendampingan Pasien

Senin, 8 Juni 2026 - 08:48 WIB

Dua Dekade HIV/AIDS di Tulungagung: 4.498 Kasus Terdeteksi, Dinkes Perkuat Skrining dan Pendampingan ODHA

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:20 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:33 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:09 WIB

Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:11 WIB

Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:53 WIB

Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat

Berita Terbaru