Tradisi Ulur-Ulur di Telaga Buret, Kearifan Lokal yang Menjaga Sumber Air di Tengah Ancaman Lingkungan

- Pewarta

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi

Dokumentasi

TULUNGAGUNG, lumineerdaily.com – Di tengah meningkatnya tekanan terhadap sumber daya air di berbagai daerah, masyarakat di sekitar Telaga Buret justru menunjukkan praktik konservasi berbasis budaya yang terus bertahan lintas generasi.

Tradisi Ulur-Ulur yang digelar Jumat (24/4/2026) kembali menjadi penegas hubungan erat antara manusia dan alam, bukan sekadar ritual seremonial tahunan.

Bagi warga dari empat desa, Sawo, Ngentrong, Gedangan, dan Gamping, Ulur-Ulur memiliki makna lebih dari tradisi. Ritual ini menjadi simbol penghormatan terhadap sumber mata air yang menopang kehidupan sehari-hari, bahkan saat musim kemarau.

Prosesi diawali dengan kirab tumpeng hasil bumi dan air suci, sebelum mencapai puncak ritual berupa jamasan patung Dewi Sri dan Joko Sedono, simbol kesuburan dan keseimbangan alam dalam budaya Jawa.

Air yang digunakan berasal langsung dari sumber Telaga Buret, menegaskan posisi telaga sebagai pusat kehidupan masyarakat sekitar.

Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menilai tradisi ini mencerminkan kesadaran kolektif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Menurutnya, praktik budaya seperti Ulur-Ulur menjadi bentuk nyata konservasi berbasis masyarakat, di mana pelestarian sumber air dilakukan melalui nilai-nilai tradisi, bukan semata regulasi formal.

Selain nilai spiritual, Ulur-Ulur juga mulai dilihat sebagai potensi pengembangan wisata berbasis eco-culture. Kawasan Telaga Buret memiliki daya tarik alami yang berpadu dengan kekayaan tradisi.

Pemerintah daerah mendorong pengembangan kawasan ini sebagai destinasi wisata yang tetap menjaga keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Meski tradisi masih terjaga, perubahan gaya hidup dan tekanan pembangunan menjadi tantangan tersendiri. Keberlanjutan Ulur-Ulur bergantung pada kemampuan generasi muda dalam mempertahankan nilai-nilai tersebut.

Di sisi lain, meningkatnya kesadaran terhadap isu lingkungan membuka peluang bagi tradisi ini untuk semakin relevan dalam konteks modern.

Rangkaian ritual ditutup dengan doa bersama dan pembagian tumpeng kepada warga. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa tradisi ini bukan sekadar warisan, tetapi masih menjadi bagian hidup yang dijalankan secara kolektif.

Tradisi Ulur-Ulur di Telaga Buret memperlihatkan bahwa kearifan lokal dapat menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Di tengah tantangan krisis air dan perubahan iklim, praktik budaya seperti ini menawarkan pendekatan yang berakar pada nilai, kebersamaan, dan kesadaran ekologis.

(gun)

Berita Terkait

Bulan Dana PMI 2026 Resmi Dibuka, Plt Bupati dan Ketua PMI Tekankan Transparansi dan Aksi Nyata
Kasus Griyo Dalem Kanjengan Belum Tetapkan Tersangka, Masyarakat Menanti Ketegasan Kejari Tulungagung
KADIN Tulungagung Gaspol Dorong UMKM Naik Kelas, Bidik Ekspor ke Malaysia, Singapura, dan Korea
Bakesbangpol Perkuat Sinergi Tiga Pilar, Antisipasi Hoaks hingga Potensi Konflik Sosial di Tulungagung
MUI dan BNK Tulungagung Gelar Seminar, Plt Bupati Tegaskan Tutup Tuntas Outlet Miras Ilegal, Termasuk Sari Jaya
Ratusan Rumah Berdiri Di Atas Sungai Mati Di Tulungagung, Status Lahannya Belum Jelas
Pemilihan Sekda Tulungagung Masih Tunggu Restu Kemendagri, Tiga Nama Sudah Diserahkan
DPRD Tulungagung Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Mulai Dibahas

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:01 WIB

Bulan Dana PMI 2026 Resmi Dibuka, Plt Bupati dan Ketua PMI Tekankan Transparansi dan Aksi Nyata

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:11 WIB

Kasus Griyo Dalem Kanjengan Belum Tetapkan Tersangka, Masyarakat Menanti Ketegasan Kejari Tulungagung

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:48 WIB

KADIN Tulungagung Gaspol Dorong UMKM Naik Kelas, Bidik Ekspor ke Malaysia, Singapura, dan Korea

Senin, 27 Juli 2026 - 17:08 WIB

Bakesbangpol Perkuat Sinergi Tiga Pilar, Antisipasi Hoaks hingga Potensi Konflik Sosial di Tulungagung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:49 WIB

MUI dan BNK Tulungagung Gelar Seminar, Plt Bupati Tegaskan Tutup Tuntas Outlet Miras Ilegal, Termasuk Sari Jaya

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:38 WIB

Ratusan Rumah Berdiri Di Atas Sungai Mati Di Tulungagung, Status Lahannya Belum Jelas

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:46 WIB

Pemilihan Sekda Tulungagung Masih Tunggu Restu Kemendagri, Tiga Nama Sudah Diserahkan

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:38 WIB

DPRD Tulungagung Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Mulai Dibahas

Berita Terbaru