Musim Giling Tebu, Warga Keluhkan Langes Diduga dari PG Mojopanggung, Rumah hingga Makanan Dipenuhi Jelaga

- Pewarta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi cerobong pabrik gula

Foto ilustrasi cerobong pabrik gula

TULUNGAGUNG, lumineerdaily.com – Keluhan warga terhadap langes atau jelaga hitam yang diduga berasal dari aktivitas Pabrik Gula (PG) Mojopanggung, Desa Sidorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, kembali mencuat seiring berlangsungnya musim giling tebu.

Warga mengaku langes beterbangan hampir setiap hari dan mengotori rumah mereka. Dampaknya disebut tidak hanya dirasakan masyarakat di sekitar pabrik, tetapi juga menjangkau sejumlah desa lain di sekitarnya, terutama saat angin bertiup ke arah permukiman.

Salah seorang warga berinisial MT mengaku harus membersihkan rumah berkali-kali setiap hari karena langes terus masuk ke dalam rumah. Menurutnya, kondisi tersebut semakin parah bagi rumah yang tidak memiliki atap plafon, sehingga jelaga mudah masuk ke dalam ruangan.

“Setiap hari rumah kotor karena langes. Kalau rumah yang tidak ada plafonnya, langes masuk ke dalam rumah. Tempat tidur, lantai, makanan, meja, sampai perabot rumah tangga ikut kotor,” ujar MT.

Ia mengatakan, baru beberapa jam setelah dibersihkan, butiran hitam kembali menempel di berbagai sudut rumah. Kondisi tersebut dinilai sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan membuat warga harus bekerja ekstra menjaga kebersihan rumah.

Baca Juga:

Warga Desak Pemkab Tulungagung Turun Tangan Tangani Langes Diduga dari PG Mojopanggung

Selain mengotori lingkungan, warga juga mengaku khawatir paparan langes dalam jangka panjang dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan warga yang memiliki gangguan pernapasan.

Menurut keterangan warga, persoalan ini terjadi setiap musim giling tebu berlangsung. Mereka berharap pihak PG Mojopanggung segera melakukan evaluasi terhadap sistem pembakaran maupun penyaringan emisi agar sebaran langes dapat diminimalkan dan tidak lagi mengganggu permukiman warga.

Warga juga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait turun tangan melakukan pemantauan terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan, sehingga keluhan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PG Mojopanggung belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut. (GN)

Berita Terkait

Maulid Nabi, Ahmad Baharudin Ingatkan ASN Tulungagung Soal Disiplin dan Amanah
Paripurna DPRD Tulungagung, Ahmad Baharudin Sampaikan Arah APBD 2027
Jalan Selingkar Waduk Wonorejo Dipersoalkan, Siapa Sebenarnya yang Bertanggung Jawab?
Plt Bupati Baharudin Satukan Tiga Pilar dan Masyarakat Jaga Tulungagung
Baharudin Lantik Pengurus LPTQ dan Kukuhkan Dewan Hakim MTQ XXXII Tulungagung
Fiber Optik Tanpa Izin Menjamur, Sejauh Mana Penertiban Pemkab Tulungagung?
Perkuat Perlindungan Sosial, DPRD Tulungagung Bahas Ranperda Bersama Lembaga dan Tokoh Masyarakat
Bupati Baharudin Ajak Tiga Pilar dan Elemen Masyarakat Jaga Kondusivitas Tulungagung

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:09 WIB

Maulid Nabi, Ahmad Baharudin Ingatkan ASN Tulungagung Soal Disiplin dan Amanah

Kamis, 10 September 2026 - 00:09 WIB

Paripurna DPRD Tulungagung, Ahmad Baharudin Sampaikan Arah APBD 2027

Senin, 7 September 2026 - 18:54 WIB

Jalan Selingkar Waduk Wonorejo Dipersoalkan, Siapa Sebenarnya yang Bertanggung Jawab?

Senin, 7 September 2026 - 17:58 WIB

Plt Bupati Baharudin Satukan Tiga Pilar dan Masyarakat Jaga Tulungagung

Jumat, 4 September 2026 - 17:49 WIB

Baharudin Lantik Pengurus LPTQ dan Kukuhkan Dewan Hakim MTQ XXXII Tulungagung

Jumat, 4 September 2026 - 14:01 WIB

Fiber Optik Tanpa Izin Menjamur, Sejauh Mana Penertiban Pemkab Tulungagung?

Jumat, 4 September 2026 - 12:34 WIB

Perkuat Perlindungan Sosial, DPRD Tulungagung Bahas Ranperda Bersama Lembaga dan Tokoh Masyarakat

Kamis, 3 September 2026 - 14:53 WIB

Bupati Baharudin Ajak Tiga Pilar dan Elemen Masyarakat Jaga Kondusivitas Tulungagung

Berita Terbaru