TULUNGAGUNG – Upaya menjaga stabilitas harga dan mempercepat transformasi digital di lingkungan pemerintahan daerah kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Hal itu mengemuka dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tahun 2026 yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Forum yang dipimpin langsung oleh Khofifah Indar Parawansa tersebut dihadiri para kepala daerah se-Jawa Timur, termasuk Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. Pertemuan ini menjadi momentum konsolidasi kebijakan daerah dalam menghadapi dinamika ekonomi 2026, khususnya terkait pengendalian inflasi dan penguatan sistem transaksi digital pemerintah.
Dari sudut pandang daerah, kehadiran Bupati Tulungagung menunjukkan keseriusan pemerintah kabupaten dalam menjaga daya beli masyarakat. Stabilitas harga kebutuhan pokok dinilai sebagai fondasi utama ketahanan ekonomi lokal, terutama menjelang periode rawan gejolak harga akibat faktor cuaca dan distribusi.
Dalam forum tersebut, para kepala daerah membahas strategi konkret seperti penguatan koordinasi antarwilayah, optimalisasi cadangan pangan, serta pengawasan distribusi komoditas strategis. Selain itu, percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah juga menjadi fokus pembahasan guna mendorong transparansi dan efisiensi anggaran.
Bupati Tulungagung menegaskan bahwa sinergi dengan Bank Indonesia serta jajaran perangkat daerah menjadi kunci dalam menjaga kestabilan ekonomi di tingkat kabupaten. Digitalisasi, menurutnya, bukan sekadar tuntutan zaman, tetapi kebutuhan untuk memastikan pelayanan publik berjalan lebih cepat, tepat, dan akuntabel.
Secara terpisah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui TPID dan TP2DD menekankan pentingnya langkah antisipatif dalam menghadapi potensi tekanan inflasi pangan. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu meminimalkan gejolak harga dan memperkuat fondasi ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Dengan komitmen bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, pengendalian inflasi serta transformasi digital diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, melainkan gerakan berkelanjutan demi menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (gun).







