Dikonfirmasi Terkait Dinas LH, DPRD Tulungagung Pilih Lempar Jawaban ke OPD

- Pewarta

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung – Pimpinan DPRD Tulungagung menunjukkan respons terbatas saat dikonfirmasi mengenai hal yang berkaitan dengan Dinas Lingkungan Hidup (LH). Alih-alih memberikan penjelasan, pihak legislatif justru mengarahkan permintaan keterangan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ketua DPRD Tulungagung Marsono, saat dihubungi melalui sambungan telepon hanya memberikan jawaban singkat. “Silakan minta statement ke OPD,” ujarnya tanpa memberikan penjelasan tambahan.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Tulungagung, Ali Masruf, juga belum memberikan tanggapan. Pesan konfirmasi yang dikirim melalui aplikasi perpesanan terlihat telah dibaca, namun tidak direspons.

Sikap tersebut menyoroti peran DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap perangkat daerah, termasuk Dinas Lingkungan Hidup. Dalam sistem pemerintahan daerah, DPRD memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan dan kinerja OPD.

Respons yang minim dari pimpinan DPRD menunjukkan bahwa klarifikasi terkait persoalan di lingkup Dinas LH belum disampaikan secara terbuka. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lanjutan dari DPRD Tulungagung terkait hal tersebut.

Berita ini akan bersambung dengan penelusuran lebih lanjut terkait dugaan pungutan biaya serta penebangan pohon di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup yang kini mulai menjadi perhatian.

(gun/red)

Berita Terkait

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun
Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah
Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat
Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah
Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:20 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:33 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:09 WIB

Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:11 WIB

Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:53 WIB

Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat

Senin, 11 Mei 2026 - 02:14 WIB

Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 00:11 WIB

Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB