Sinyal Politik Menguat di Jatim, PDIP dan NU Disebut Makin Menyatu Jelang Tahun Politik

- Pewarta

Minggu, 12 April 2026 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya

Arah peta politik di Jawa Timur kembali menghangat. Hubungan antara kalangan Nahdlatul Ulama dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan disebut kian solid, memperlihatkan konsolidasi kekuatan sosial yang berpotensi memengaruhi dinamika politik ke depan.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, menegaskan bahwa relasi antara kelompok santri dan nasionalis di wilayah ini tidak lagi terkotak-kotak seperti pada masa lalu. Ia menyebut, realitas sosial saat ini menunjukkan keduanya justru saling menguatkan di tingkat akar rumput.

Menurutnya, Jawa Timur memiliki karakter unik yang tidak bisa dilepaskan dari peran Nahdlatul Ulama sebagai basis keagamaan terbesar, yang dalam praktiknya berjalan beriringan dengan kekuatan politik nasionalis.

“Di bawah, di desa-desa, pola itu sudah lama menyatu. Tidak lagi ada sekat tajam antara santri dan nasionalis,” ujarnya dalam agenda konsolidasi internal di Surabaya, Minggu.

Fenomena ini, lanjut dia, bukan sekadar narasi politik, melainkan terbentuk dari pengalaman sosial masyarakat yang memiliki kesamaan tantangan—mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga akses kerja. Kondisi tersebut menciptakan irisan kepentingan yang memperkuat kedekatan kedua kelompok.

Dalam sejumlah momentum politik terakhir, kecenderungan dukungan lintas basis juga mulai terlihat. Basis pemilih dari lingkungan NU disebut tidak lagi sepenuhnya terikat secara kultural, melainkan semakin rasional dalam menentukan pilihan politik.

Selain itu, nilai-nilai keagamaan moderat yang berkembang di tubuh NU dinilai sejalan dengan semangat kebangsaan yang diusung PDIP. Prinsip keseimbangan, toleransi, dan pendekatan inklusif menjadi titik temu yang memperkuat hubungan keduanya.

Di tengah derasnya arus informasi digital, Said juga menyoroti meningkatnya risiko disinformasi yang berpotensi memecah belah masyarakat. Ia menilai, penguatan budaya klarifikasi dan komunikasi langsung menjadi penting untuk menjaga stabilitas sosial.

“Situasi sekarang menuntut masyarakat lebih cermat. Informasi yang beredar tidak semuanya bisa dipercaya begitu saja,” katanya.

Momentum pertemuan yang berlangsung dalam suasana kebersamaan itu juga dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi menjelang agenda politik mendatang. Sejumlah kader partai, kepala daerah, serta perwakilan legislatif dari berbagai tingkatan turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Pengamat politik menilai, penguatan hubungan antara NU dan PDIP di Jawa Timur bukan hanya berdampak regional, tetapi juga bisa berimbas pada konfigurasi politik nasional. Jawa Timur selama ini dikenal sebagai salah satu barometer penting dalam setiap kontestasi politik di Indonesia.

Dengan basis massa besar dan jaringan yang mengakar hingga tingkat desa, kolaborasi dua kekuatan ini berpotensi menjadi faktor penentu dalam pertarungan politik ke depan.

(Udi)

Berita Terkait

Maulid Nabi, Ahmad Baharudin Ingatkan ASN Tulungagung Soal Disiplin dan Amanah
Air Kali Surabaya Berbuih, PJT I Naikkan Debit dan Tutup Pintu Air Wonokromo
Mas Ipin Tinjau Jalan Krandekan-Gandusari, Perbaikan 5,5 Kilometer Segera Dimulai
Paripurna DPRD Tulungagung, Ahmad Baharudin Sampaikan Arah APBD 2027
Mas Ipin Cek Langsung Data Warga Miskin, Temukan Masalah yang Tak Terlihat di Atas Kertas
Wabup Syah: Perubahan APBD 2026 Perkuat Ruang Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat Trenggalek
Jalan Selingkar Waduk Wonorejo Dipersoalkan, Siapa Sebenarnya yang Bertanggung Jawab?
Hari Jadi ke-832 Meriah, Mas Ipin Ingatkan Masih Banyak Pekerjaan untuk Trenggalek

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:09 WIB

Maulid Nabi, Ahmad Baharudin Ingatkan ASN Tulungagung Soal Disiplin dan Amanah

Kamis, 10 September 2026 - 18:21 WIB

Air Kali Surabaya Berbuih, PJT I Naikkan Debit dan Tutup Pintu Air Wonokromo

Kamis, 10 September 2026 - 00:19 WIB

Mas Ipin Tinjau Jalan Krandekan-Gandusari, Perbaikan 5,5 Kilometer Segera Dimulai

Kamis, 10 September 2026 - 00:09 WIB

Paripurna DPRD Tulungagung, Ahmad Baharudin Sampaikan Arah APBD 2027

Rabu, 9 September 2026 - 23:58 WIB

Mas Ipin Cek Langsung Data Warga Miskin, Temukan Masalah yang Tak Terlihat di Atas Kertas

Selasa, 8 September 2026 - 15:54 WIB

Wabup Syah: Perubahan APBD 2026 Perkuat Ruang Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat Trenggalek

Senin, 7 September 2026 - 18:54 WIB

Jalan Selingkar Waduk Wonorejo Dipersoalkan, Siapa Sebenarnya yang Bertanggung Jawab?

Senin, 7 September 2026 - 18:44 WIB

Hari Jadi ke-832 Meriah, Mas Ipin Ingatkan Masih Banyak Pekerjaan untuk Trenggalek

Berita Terbaru