Cekcok Antar Kru PO di Kediri Viral di Medsos, Picu Kemacetan dan Pro-Kontra Netizen

- Pewarta

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri – Insiden adu mulut yang melibatkan dua kru perusahaan otobus (PO) terjadi di kawasan Branggahan, Kabupaten Kediri, Kamis (26/3). Peristiwa tersebut sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas lantaran sejumlah kendaraan terhenti di sekitar lokasi kejadian.

Informasi yang beredar menyebutkan, cekcok terjadi di tengah aktivitas jalan yang cukup padat. Kedua pihak terlibat saling berdebat hingga menarik perhatian pengguna jalan dan warga sekitar. Situasi tersebut membuat arus kendaraan melambat bahkan sempat tersendat beberapa waktu.

Peristiwa ini semakin menjadi sorotan setelah video kejadian beredar luas di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman yang diunggah warganet, terlihat suasana tegang di lokasi dengan sejumlah orang berusaha melerai.

Belum diketahui secara pasti pemicu utama pertikaian tersebut. Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan penelusuran untuk memastikan kronologi lengkap kejadian.

Di media sosial, insiden ini memicu beragam tanggapan dari netizen. Sebagian menyayangkan kejadian tersebut karena dinilai mengganggu ketertiban umum dan berpotensi membahayakan pengguna jalan lain.

Namun, ada pula yang mencoba melihat dari sudut pandang berbeda dengan menduga adanya persoalan internal di lapangan yang memicu emosi kedua kru. Beberapa komentar juga menyoroti pentingnya profesionalitas awak transportasi umum saat bertugas.

Selain itu, tidak sedikit warganet yang mengkritik kondisi lalu lintas di lokasi kejadian yang dinilai masih perlu pembenahan, terutama terkait manajemen arus kendaraan di jalur padat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa konflik di ruang publik, sekecil apa pun, dapat berdampak luas, terlebih ketika terekam dan tersebar di media sosial. Pihak berwenang diharapkan segera memberikan kejelasan agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan di tengah masyarakat.

Berita Terkait

Kasus Suntik LPG Subsidi di Klaten Terbongkar, Negara Terhindar dari Kerugian Rp6,7 Miliar
Hiu Paus Indonesia Ternyata Bermigrasi Lintas 13 Negara, Konservasi Tak Bisa Lagi Fokus Satu Lokasi
Peringkat Kampus Asia 2026 Dirilis, Ini 10 Terbaik dari Indonesia
Kasus Pembunuhan Perempuan di Bangkalan Terungkap, Pelaku Ternyata Orang Terdekat
Inovasi Pangan Tanpa Api untuk Haji 2026, BRIN Dorong Efisiensi Layanan di Lokasi Padat Jamaah
KPK Bongkar Celah Program Makan Bergizi Gratis, Delapan Titik Rawan Terungkap
Kebakaran Subuh Hanguskan Usaha Mebel di Desa Nglutung, Kerugian Capai Rp70 Juta
Mayat Lansia Ditemukan di Hutan Trenggalek, Polisi Duga Meninggal karena Kondisi Alam
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:51 WIB

Kasus Suntik LPG Subsidi di Klaten Terbongkar, Negara Terhindar dari Kerugian Rp6,7 Miliar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:55 WIB

Hiu Paus Indonesia Ternyata Bermigrasi Lintas 13 Negara, Konservasi Tak Bisa Lagi Fokus Satu Lokasi

Minggu, 26 April 2026 - 20:06 WIB

Peringkat Kampus Asia 2026 Dirilis, Ini 10 Terbaik dari Indonesia

Sabtu, 25 April 2026 - 02:37 WIB

Kasus Pembunuhan Perempuan di Bangkalan Terungkap, Pelaku Ternyata Orang Terdekat

Kamis, 23 April 2026 - 22:37 WIB

Inovasi Pangan Tanpa Api untuk Haji 2026, BRIN Dorong Efisiensi Layanan di Lokasi Padat Jamaah

Jumat, 17 April 2026 - 13:03 WIB

KPK Bongkar Celah Program Makan Bergizi Gratis, Delapan Titik Rawan Terungkap

Selasa, 7 April 2026 - 09:19 WIB

Kebakaran Subuh Hanguskan Usaha Mebel di Desa Nglutung, Kerugian Capai Rp70 Juta

Senin, 30 Maret 2026 - 00:49 WIB

Mayat Lansia Ditemukan di Hutan Trenggalek, Polisi Duga Meninggal karena Kondisi Alam

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB