Kopral Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Tambah Daftar Korban TNI dalam Misi Perdamaian PBB

- Pewarta

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Dokumentasi Prajurit TNI

Foto Dokumentasi Prajurit TNI

Jakarta, lumineerdaily.com – Seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kopral Rico Pramudia, dilaporkan gugur saat menjalankan tugas dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. Almarhum mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapat perawatan intensif di rumah sakit di Beirut akibat insiden yang terjadi di wilayah penugasan.

Kabar duka ini menambah daftar panjang risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian dunia, khususnya di kawasan perbatasan Lebanon selatan yang hingga kini masih berada dalam situasi tidak stabil.

Pihak United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya prajurit asal Indonesia tersebut. Dalam pernyataan resminya, UNIFIL menegaskan bahwa keselamatan personel PBB menjadi prioritas utama dan menyerukan seluruh pihak untuk menghormati ketentuan hukum internasional dalam setiap situasi konflik.

“UNIFIL menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum, rekan-rekan, Tentara Nasional Indonesia, serta Pemerintah dan rakyat Republik Indonesia atas kehilangan yang tragis ini,” demikian pernyataan lembaga tersebut.

UNIFIL juga menekankan pentingnya komitmen semua pihak yang terlibat konflik untuk memastikan perlindungan terhadap personel dan fasilitas PBB di lapangan, sesuai mandat Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701.

Hingga saat ini, proses koordinasi antara otoritas terkait di Indonesia, PBB, dan pihak-pihak di lokasi penugasan masih terus dilakukan untuk pemulangan jenazah Kopral Rico Pramudia ke tanah air.

Sebelumnya, sejumlah prajurit TNI juga dilaporkan gugur dalam rangkaian penugasan di wilayah misi perdamaian tersebut. Kejadian ini kembali menyoroti tingginya risiko yang dihadapi personel TNI dalam menjalankan tugas internasional di daerah konflik.

Pemerintah Indonesia bersama TNI menyampaikan duka cita mendalam dan penghormatan atas pengabdian almarhum dalam menjaga perdamaian dunia.

(yon)

Berita Terkait

China dan Pakistan Desak AS-Iran Hentikan Konflik, Prioritaskan Jalur Diplomasi
Trump Buka Peluang Akhiri Konflik dengan Iran, Tapi Ancam Serangan Dilanjutkan Jika Negosiasi Gagal
Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Sedikitnya 20 Orang, Gencatan Senjata Kian Rapuh
Pohon Kehidupan di Tengah Gurun Bahrain, Bertahan Hidup Lebih dari 400 Tahun Tanpa Sungai
AS Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, NATO Pelajari Dampaknya terhadap Keamanan Eropa
Israel Kembali Gempur Lebanon Selatan, Korban Terus Bertambah
Warga Palestina Tewas dalam Operasi Militer Israel di Tepi Barat, Ketegangan Kian Meningkat
Perang AS-Iran Masuk Hari ke-60, Trump Hadapi Tenggat Persetujuan Kongres

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:50 WIB

China dan Pakistan Desak AS-Iran Hentikan Konflik, Prioritaskan Jalur Diplomasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:01 WIB

Trump Buka Peluang Akhiri Konflik dengan Iran, Tapi Ancam Serangan Dilanjutkan Jika Negosiasi Gagal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:41 WIB

Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Sedikitnya 20 Orang, Gencatan Senjata Kian Rapuh

Senin, 4 Mei 2026 - 21:27 WIB

Pohon Kehidupan di Tengah Gurun Bahrain, Bertahan Hidup Lebih dari 400 Tahun Tanpa Sungai

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:50 WIB

AS Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, NATO Pelajari Dampaknya terhadap Keamanan Eropa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:33 WIB

Israel Kembali Gempur Lebanon Selatan, Korban Terus Bertambah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:28 WIB

Warga Palestina Tewas dalam Operasi Militer Israel di Tepi Barat, Ketegangan Kian Meningkat

Rabu, 29 April 2026 - 11:44 WIB

Perang AS-Iran Masuk Hari ke-60, Trump Hadapi Tenggat Persetujuan Kongres

Berita Terbaru