Prediksi Idul Fitri 1447 H Berpotensi Berbeda, Pemerintah Tunggu Sidang Isbat

- Pewarta

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Perayaan Idul Fitri tahun 1447 Hijriah diperkirakan tidak berlangsung serempak di Indonesia. Sejumlah lembaga dan organisasi telah menyampaikan perhitungan masing-masing mengenai kemungkinan jatuhnya 1 Syawal tahun ini.

Organisasi Islam Muhammadiyah lebih dulu menetapkan Hari Raya Idul Fitri pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan tersebut menggunakan metode hisab atau perhitungan astronomi yang selama ini menjadi pedoman organisasi tersebut dalam menentukan awal bulan hijriah.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia masih menunggu hasil sidang isbat yang dijadwalkan digelar menjelang akhir Ramadan. Keputusan resmi pemerintah nantinya akan mempertimbangkan hasil perhitungan astronomi serta pengamatan hilal di berbagai titik pemantauan di Indonesia.

Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Thomas Djamaluddin, memprediksi kemungkinan besar 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Ia menjelaskan bahwa posisi bulan sabit muda atau hilal pada saat matahari terbenam tanggal 19 Maret diperkirakan belum memenuhi syarat visibilitas yang digunakan oleh negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Kriteria yang dimaksud adalah standar yang disepakati negara anggota MABIMS. Dalam ketentuan tersebut, hilal dinyatakan memungkinkan terlihat apabila memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan sudut elongasi paling sedikit 6,4 derajat.

Prediksi serupa juga disampaikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Berdasarkan data astronomi, posisi hilal pada 19 Maret 2026 saat matahari terbenam diperkirakan masih berada di bawah batas minimal yang ditetapkan MABIMS.

BMKG mencatat ketinggian hilal di wilayah Indonesia berkisar antara kurang dari satu derajat hingga sedikit di atas tiga derajat. Sementara jarak sudut antara bulan dan matahari diperkirakan berada di kisaran sekitar empat hingga enam derajat.

Selain faktor ketinggian hilal, BMKG juga mengingatkan kemungkinan adanya objek langit lain yang dapat mengganggu proses rukyat atau pengamatan hilal. Planet maupun bintang terang yang berada di dekat posisi bulan berpotensi menimbulkan kesalahan identifikasi bagi pengamat.

Apabila hasil rukyatul hilal nantinya tidak menunjukkan adanya penampakan bulan sabit pada 19 Maret, maka bulan Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari. Dengan kondisi tersebut, Idul Fitri 1447 Hijriah berpotensi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 menurut perhitungan pemerintah.

(Yon).

Berita Terkait

Kasus Suntik LPG Subsidi di Klaten Terbongkar, Negara Terhindar dari Kerugian Rp6,7 Miliar
Hiu Paus Indonesia Ternyata Bermigrasi Lintas 13 Negara, Konservasi Tak Bisa Lagi Fokus Satu Lokasi
Peringkat Kampus Asia 2026 Dirilis, Ini 10 Terbaik dari Indonesia
Kasus Pembunuhan Perempuan di Bangkalan Terungkap, Pelaku Ternyata Orang Terdekat
Inovasi Pangan Tanpa Api untuk Haji 2026, BRIN Dorong Efisiensi Layanan di Lokasi Padat Jamaah
KPK Bongkar Celah Program Makan Bergizi Gratis, Delapan Titik Rawan Terungkap
Kebakaran Subuh Hanguskan Usaha Mebel di Desa Nglutung, Kerugian Capai Rp70 Juta
Mayat Lansia Ditemukan di Hutan Trenggalek, Polisi Duga Meninggal karena Kondisi Alam
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:51 WIB

Kasus Suntik LPG Subsidi di Klaten Terbongkar, Negara Terhindar dari Kerugian Rp6,7 Miliar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:55 WIB

Hiu Paus Indonesia Ternyata Bermigrasi Lintas 13 Negara, Konservasi Tak Bisa Lagi Fokus Satu Lokasi

Minggu, 26 April 2026 - 20:06 WIB

Peringkat Kampus Asia 2026 Dirilis, Ini 10 Terbaik dari Indonesia

Sabtu, 25 April 2026 - 02:37 WIB

Kasus Pembunuhan Perempuan di Bangkalan Terungkap, Pelaku Ternyata Orang Terdekat

Kamis, 23 April 2026 - 22:37 WIB

Inovasi Pangan Tanpa Api untuk Haji 2026, BRIN Dorong Efisiensi Layanan di Lokasi Padat Jamaah

Jumat, 17 April 2026 - 13:03 WIB

KPK Bongkar Celah Program Makan Bergizi Gratis, Delapan Titik Rawan Terungkap

Selasa, 7 April 2026 - 09:19 WIB

Kebakaran Subuh Hanguskan Usaha Mebel di Desa Nglutung, Kerugian Capai Rp70 Juta

Senin, 30 Maret 2026 - 00:49 WIB

Mayat Lansia Ditemukan di Hutan Trenggalek, Polisi Duga Meninggal karena Kondisi Alam

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB