Bupati Trenggalek Lepas Sekda Edy Soepriyanto Purna Tugas, Transisi Kepemimpinan Birokrasi Disiapkan

- Pewarta

Jumat, 26 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyerahkan SK pensiun kepada Sekda Edy Soepriyanto

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyerahkan SK pensiun kepada Sekda Edy Soepriyanto

TRENGGALEK, lumineerdaily.com – Pemerintah Kabupaten Trenggalek mulai menyiapkan proses transisi kepemimpinan birokrasi menyusul memasuki masa purna tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Edy Soepriyanto. Momen tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pensiun oleh Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dalam kegiatan pembekalan aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki masa pensiun di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kamis (25/6/2026).

Selain menjadi agenda penyerahan SK pensiun, kegiatan itu juga menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian puluhan ASN yang telah menyelesaikan masa tugasnya sebagai abdi negara.

Sebanyak 81 ASN dijadwalkan memasuki masa pensiun terhitung mulai (TMT) 1 Juli, 1 Agustus, dan 1 September 2026. Dari jumlah tersebut, Edy Soepriyanto tercatat sebagai ASN dengan masa pengabdian lebih dari 40 tahun dan akan resmi mengakhiri tugasnya pada 1 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Mochamad Nur Arifin mengatakan setiap ASN yang memasuki masa pensiun mendapatkan pembekalan sebagai bekal menghadapi kehidupan setelah tidak lagi bertugas di lingkungan pemerintahan.

Menurutnya, proses pergantian pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus dipersiapkan dengan baik agar roda pemerintahan tetap berjalan tanpa hambatan.

“Pak Edy akan memasuki masa purna tugas mulai 1 Juli. Karena itu, kami meminta seluruh proses transisi dipersiapkan sejak sekarang agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” ujar bupati yang akrab disapa Mas Ipin.

Terkait posisi Sekda yang akan ditinggalkan Edy Soepriyanto, Mas Ipin menjelaskan pemerintah daerah akan mengikuti seluruh mekanisme yang berlaku. Sambil menunggu proses pengisian jabatan definitif, Pemkab Trenggalek akan lebih dahulu mengajukan penunjukan penjabat sekretaris daerah sesuai ketentuan.

Ia menegaskan proses tersebut memerlukan tahapan administrasi dan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Badan Kepegawaian Negara (BKN), sehingga tidak dapat dilakukan secara instan.

Di balik proses pergantian jabatan itu, Mas Ipin juga mengenang perjalanan panjang kebersamaannya dengan Edy Soepriyanto selama memimpin Trenggalek.

Menurutnya, Edy merupakan sosok yang berperan penting dalam menjaga stabilitas birokrasi serta mendampingi berbagai agenda pembangunan daerah selama hampir satu dekade terakhir.

“Beliau banyak membantu menyelesaikan berbagai tantangan pemerintahan. Dedikasi dan pengalamannya menjadi teladan bagi ASN yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan birokrasi,” katanya.

Sementara itu, Edy Soepriyanto mengaku bersyukur dapat menuntaskan pengabdiannya setelah lebih dari empat dekade menjadi aparatur sipil negara.

Ia menegaskan masa pensiun bukan berarti berhenti mengabdi kepada masyarakat. Menurutnya, pengabdian dapat terus dilakukan melalui berbagai kegiatan sosial maupun di lingkungan tempat tinggal.

“Status sebagai ASN memang berakhir, tetapi semangat untuk memberikan manfaat kepada masyarakat tidak boleh ikut berhenti,” ujarnya.

Pria yang mengawali karier sebagai PNS pada 1986 itu juga mengenang perjalanan panjangnya selama bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Selama masa pengabdian tersebut, ia berkesempatan mendampingi enam kepala daerah dengan berbagai dinamika pemerintahan yang berbeda.

Baginya, keberhasilan birokrasi tidak ditentukan oleh satu orang, melainkan hasil kerja sama seluruh perangkat daerah yang mampu menjaga kekompakan dalam menjalankan tugas.

Ia pun berpesan kepada seluruh ASN agar terus menjaga soliditas organisasi, memperkuat koordinasi antarlembaga, dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

“Yang paling saya rasakan selama bertugas adalah kebersamaan. Kekompakan itulah yang harus terus dipertahankan demi kemajuan Trenggalek,” pungkasnya (gun)

Berita Terkait

Bayi Laki-laki Ditemukan Terlantar di Teras Rumah Warga Trenggalek, Polisi Selidiki Pelakunya
Realisasi PAD Diskomidag Trenggalek Baru 29,5 Persen, Wajib Retribusi Diimbau Segera Melunasi Tunggakan
DPRD Trenggalek Dorong Gedung Rawat Inap Jiwa RSUD Soedomo Segera Dibangun
DPC Ormas 212 Trenggalek Resmi Dikukuhkan, Fokus Perkuat Peran Sosial di Tengah Masyarakat
Warga Patungan Beli Tanah Sekolah, Pemkab Trenggalek Kemana? Tanah SDN 1 Sengon Jadi Tanda Tanya Besar
VIRAL! DUGAAN BISNIS LKS DI MIN 1 TRENGGALEK, PLT KEPALA MTSN BELUM BERI KLARIFIKASI
Kasus DBD Menurun, Dinkes Trenggalek Minta Warga Tidak Abaikan Pencegahan
Terkendala Status Lahan, Penambahan Ruang Rawat Jiwa di RSUD dr Soedomo Belum Bisa Dimulai

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:07 WIB

Bayi Laki-laki Ditemukan Terlantar di Teras Rumah Warga Trenggalek, Polisi Selidiki Pelakunya

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:25 WIB

Realisasi PAD Diskomidag Trenggalek Baru 29,5 Persen, Wajib Retribusi Diimbau Segera Melunasi Tunggakan

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:34 WIB

DPRD Trenggalek Dorong Gedung Rawat Inap Jiwa RSUD Soedomo Segera Dibangun

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:26 WIB

DPC Ormas 212 Trenggalek Resmi Dikukuhkan, Fokus Perkuat Peran Sosial di Tengah Masyarakat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:33 WIB

Warga Patungan Beli Tanah Sekolah, Pemkab Trenggalek Kemana? Tanah SDN 1 Sengon Jadi Tanda Tanya Besar

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:59 WIB

VIRAL! DUGAAN BISNIS LKS DI MIN 1 TRENGGALEK, PLT KEPALA MTSN BELUM BERI KLARIFIKASI

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:57 WIB

Kasus DBD Menurun, Dinkes Trenggalek Minta Warga Tidak Abaikan Pencegahan

Jumat, 26 Juni 2026 - 03:24 WIB

Bupati Trenggalek Lepas Sekda Edy Soepriyanto Purna Tugas, Transisi Kepemimpinan Birokrasi Disiapkan

Berita Terbaru