KPK Tangkap Kepala Kejari dan Kasi Intel di Hulu Sungai Utara

- Pewarta

Sabtu, 20 Desember 2025 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lumineerdaily.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Provinsi Kalimantan Selatan. Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan sejumlah pihak yang diduga terlibat praktik pemerasan dalam penegakan hukum.

Dua di antara pihak yang diamankan merupakan pejabat Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara, masing-masing Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel). Keduanya telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan selain dua oknum jaksa, penyidik juga mengamankan seorang pihak swasta yang diduga berperan sebagai perantara.

“Benar, yang diamankan di antaranya Kajari, Kasi Intel, dan satu pihak swasta yang diduga menjadi perantara,” kata Budi kepada wartawan, Jumat, 19 Desember 2025.

Menurut Budi, operasi ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana pemerasan. Penyidik KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai dalam jumlah signifikan.

“Tim turut mengamankan uang tunai ratusan juta rupiah,” ujarnya.

Saat ini, seluruh pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan.

KPK belum membeberkan secara rinci kronologi dugaan pemerasan tersebut, termasuk perkara hukum yang menjadi latar belakangnya. Lembaga antirasuah menyatakan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah proses pemeriksaan awal selesai.

Operasi ini menambah daftar aparat penegak hukum yang terseret kasus korupsi, sekaligus memperkuat sorotan publik terhadap integritas lembaga kejaksaan di daerah.

Berita Terkait

Nyaris Seribu Senjata Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan, Polisi Selidiki Asal-Usulnya
Tito Karnavian Soroti Pengelolaan Pokir DPRD, Ini Pengertian, Sumber Anggaran, Mekanisme hingga Pengawasannya
Mengenal Pokok Pikiran (Pokir) DPRD: Bukan Dana Pribadi Dewan, Ini Pengertian, Sumber Anggaran, Mekanisme, dan Pengawasannya
Yusril Kritik Sayembara Tangkap Begal, Ingatkan Risiko Penghakiman Massa dan Salah Sasaran
OTT Bupati Lombok Barat Tambah Daftar Kepala Daerah yang Terjerat KPK Sepanjang 2026
Sony Sonjaya, Eks Wakil BGN: Dari Pemburu Buronan ke Balik Jeruji, Setelah Dicopot Kini Jadi Tersangka
321 WNA Digerebek di Jakarta Barat, 275 Orang Jadi Tersangka Kasus Judi Online Internasional
Bareskrim Sikat Gudang Bawang Ilegal di Pontianak, Puluhan Ton Disita

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:51 WIB

Nyaris Seribu Senjata Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan, Polisi Selidiki Asal-Usulnya

Rabu, 29 Juli 2026 - 04:24 WIB

Tito Karnavian Soroti Pengelolaan Pokir DPRD, Ini Pengertian, Sumber Anggaran, Mekanisme hingga Pengawasannya

Rabu, 29 Juli 2026 - 04:05 WIB

Mengenal Pokok Pikiran (Pokir) DPRD: Bukan Dana Pribadi Dewan, Ini Pengertian, Sumber Anggaran, Mekanisme, dan Pengawasannya

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:41 WIB

Yusril Kritik Sayembara Tangkap Begal, Ingatkan Risiko Penghakiman Massa dan Salah Sasaran

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:20 WIB

OTT Bupati Lombok Barat Tambah Daftar Kepala Daerah yang Terjerat KPK Sepanjang 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:59 WIB

Sony Sonjaya, Eks Wakil BGN: Dari Pemburu Buronan ke Balik Jeruji, Setelah Dicopot Kini Jadi Tersangka

Minggu, 10 Mei 2026 - 02:54 WIB

321 WNA Digerebek di Jakarta Barat, 275 Orang Jadi Tersangka Kasus Judi Online Internasional

Jumat, 17 April 2026 - 10:23 WIB

Bareskrim Sikat Gudang Bawang Ilegal di Pontianak, Puluhan Ton Disita

Berita Terbaru