Trenggalek, lumineerdaily.com – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyempatkan diri melihat langsung proses perbaikan ruas Jalan Pandean-Malasan di Kecamatan Durenan, Jumat (28/8/2026).
Peninjauan dilakukan bersama jajaran Forkopimda Trenggalek. Kunjungan tersebut berlangsung secara spontan di sela agenda ziarah makam para leluhur menjelang Hari Jadi ke-832 Trenggalek.
Ruas jalan Pandean-Malasan sebelumnya sempat ramai diperbincangkan karena kondisinya mengalami kerusakan cukup parah, terutama bagi pengguna jalan yang masuk wilayah Trenggalek dari arah Tulungagung.
Kini kondisi tersebut mulai ditangani. Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapatkan dukungan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk mengerjakan perbaikan jalan sepanjang sekitar lima kilometer.
Nilai kontrak pekerjaan tersebut mencapai Rp6,8 miliar.
Nur Arifin mengatakan perbaikan ruas Pandean-Malasan sebenarnya sudah masuk dalam daftar pekerjaan yang direncanakan Pemkab Trenggalek. Jalan tersebut juga pernah menjadi usulan dalam Musrenbang tingkat kecamatan.
Namun, keterbatasan anggaran membuat pengerjaannya tidak bisa langsung dilakukan.
“Pengecekan jalan ini sebenarnya tidak terencana karena kebetulan ada agenda ziarah bupati-bupati. Alhamdulillah di Durenan ada pekerjaan ruas Pandean-Malasan yang dulu sempat viral, dari Tulungagung masuk Trenggalek jalannya jelek,” kata Nur Arifin.
Menurutnya, ketika anggaran tersedia, pemerintah langsung mengarahkan dana untuk pekerjaan yang sudah masuk dalam daftar prioritas.
“Ini sekarang dikerjakan, total nilai kontraknya Rp6,8 miliar dengan panjang sekitar 5 km,” ujarnya.
Nur Arifin menyebut sumber pembiayaan pekerjaan tersebut berasal dari DAK. Dukungan dalam proses penganggaran juga tidak lepas dari komunikasi dengan anggota DPR RI.
Ia berharap pengerjaan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi benar-benar menghasilkan kondisi jalan yang baik dan bisa digunakan masyarakat dalam jangka panjang.
Karena itu, Nur Arifin meminta dinas terkait ikut mengawasi proses pekerjaan di lapangan. Pengawasan diperlukan agar pekerjaan yang menggunakan anggaran negara tersebut berjalan sesuai rencana.
“Semoga nanti dikerjakan dengan baik dan dikawal oleh dinas terkait,” katanya.
Perbaikan Jalan Pandean-Malasan menjadi salah satu pekerjaan yang ditunggu warga karena ruas tersebut merupakan akses yang menghubungkan wilayah Durenan dengan kawasan di sekitarnya.
Bagi Pemkab Trenggalek, dimulainya proyek ini juga menjadi kesempatan untuk merealisasikan usulan yang sebelumnya telah masuk dalam perencanaan daerah, setelah tersedia sumber pembiayaan untuk pelaksanaannya.
(gUN)













