Sekolah Rakyat Terintegrasi di Trenggalek Terapkan Sistem Belajar Fleksibel dan Inklusif

- Pewarta

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek – Model pembelajaran di Sekolah Rakyat Terintegrasi 50 di Kabupaten Trenggalek mulai menunjukkan pendekatan yang berbeda dibandingkan sekolah konvensional. Lembaga pendidikan ini mengedepankan sistem belajar yang fleksibel dengan menyesuaikan kemampuan masing-masing peserta didik.

Kepala sekolah, Yogyantoro, menjelaskan bahwa kurikulum yang digunakan tetap berlandaskan standar nasional, namun dipadukan dengan sistem pendidikan berbasis asrama. Pendekatan tersebut dirancang untuk membentuk keseimbangan antara capaian akademik dan penguatan karakter siswa.

Dalam praktiknya, sekolah menerapkan metode pembelajaran yang tidak seragam. Peserta didik diberi ruang untuk berkembang sesuai ritme masing-masing, baik yang mampu menyerap materi lebih cepat maupun yang membutuhkan pendampingan lebih intensif.

Konsep yang diterapkan dikenal sebagai multi exit dan multi entry, yang memungkinkan siswa tidak terikat pada satu jalur pembelajaran yang kaku. Sistem ini didukung dengan penggunaan modul pembelajaran serta platform digital untuk menunjang pemahaman materi secara lebih mendalam.

Selain aspek akademik, sekolah juga memberikan perhatian terhadap kondisi sosial peserta didik. Sebagian siswa berasal dari latar belakang keluarga dengan tantangan tertentu, sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih personal dalam proses pendidikan.

Untuk itu, sekolah menghadirkan layanan pendukung seperti bimbingan belajar tambahan, konseling, serta pendampingan psikolog. Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi dengan instansi terkait guna memastikan kebutuhan siswa terpenuhi secara menyeluruh.

Metode pengajaran di kelas juga mengadopsi sistem co-teaching, di mana satu guru utama didampingi tenaga pendidik lain. Pendekatan ini memungkinkan siswa yang mengalami kesulitan belajar tetap mendapatkan perhatian khusus, sementara siswa dengan kemampuan lebih diberikan materi pengayaan.

Pihak sekolah menilai, pendekatan ini mampu membuka peluang bagi setiap peserta didik untuk berkembang sesuai potensinya, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Dengan sistem yang lebih adaptif, sekolah berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan berkelanjutan.

(gun).

Berita Terkait

Bayi Laki-laki Ditemukan Terlantar di Teras Rumah Warga Trenggalek, Polisi Selidiki Pelakunya
Realisasi PAD Diskomidag Trenggalek Baru 29,5 Persen, Wajib Retribusi Diimbau Segera Melunasi Tunggakan
DPRD Trenggalek Dorong Gedung Rawat Inap Jiwa RSUD Soedomo Segera Dibangun
DPC Ormas 212 Trenggalek Resmi Dikukuhkan, Fokus Perkuat Peran Sosial di Tengah Masyarakat
Warga Patungan Beli Tanah Sekolah, Pemkab Trenggalek Kemana? Tanah SDN 1 Sengon Jadi Tanda Tanya Besar
VIRAL! DUGAAN BISNIS LKS DI MIN 1 TRENGGALEK, PLT KEPALA MTSN BELUM BERI KLARIFIKASI
Kasus DBD Menurun, Dinkes Trenggalek Minta Warga Tidak Abaikan Pencegahan
Bupati Trenggalek Lepas Sekda Edy Soepriyanto Purna Tugas, Transisi Kepemimpinan Birokrasi Disiapkan

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:07 WIB

Bayi Laki-laki Ditemukan Terlantar di Teras Rumah Warga Trenggalek, Polisi Selidiki Pelakunya

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:25 WIB

Realisasi PAD Diskomidag Trenggalek Baru 29,5 Persen, Wajib Retribusi Diimbau Segera Melunasi Tunggakan

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:34 WIB

DPRD Trenggalek Dorong Gedung Rawat Inap Jiwa RSUD Soedomo Segera Dibangun

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:26 WIB

DPC Ormas 212 Trenggalek Resmi Dikukuhkan, Fokus Perkuat Peran Sosial di Tengah Masyarakat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:33 WIB

Warga Patungan Beli Tanah Sekolah, Pemkab Trenggalek Kemana? Tanah SDN 1 Sengon Jadi Tanda Tanya Besar

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:59 WIB

VIRAL! DUGAAN BISNIS LKS DI MIN 1 TRENGGALEK, PLT KEPALA MTSN BELUM BERI KLARIFIKASI

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:57 WIB

Kasus DBD Menurun, Dinkes Trenggalek Minta Warga Tidak Abaikan Pencegahan

Jumat, 26 Juni 2026 - 03:24 WIB

Bupati Trenggalek Lepas Sekda Edy Soepriyanto Purna Tugas, Transisi Kepemimpinan Birokrasi Disiapkan

Berita Terbaru