Sekolah Rakyat Terintegrasi di Trenggalek Terapkan Sistem Belajar Fleksibel dan Inklusif

- Pewarta

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek – Model pembelajaran di Sekolah Rakyat Terintegrasi 50 di Kabupaten Trenggalek mulai menunjukkan pendekatan yang berbeda dibandingkan sekolah konvensional. Lembaga pendidikan ini mengedepankan sistem belajar yang fleksibel dengan menyesuaikan kemampuan masing-masing peserta didik.

Kepala sekolah, Yogyantoro, menjelaskan bahwa kurikulum yang digunakan tetap berlandaskan standar nasional, namun dipadukan dengan sistem pendidikan berbasis asrama. Pendekatan tersebut dirancang untuk membentuk keseimbangan antara capaian akademik dan penguatan karakter siswa.

Dalam praktiknya, sekolah menerapkan metode pembelajaran yang tidak seragam. Peserta didik diberi ruang untuk berkembang sesuai ritme masing-masing, baik yang mampu menyerap materi lebih cepat maupun yang membutuhkan pendampingan lebih intensif.

Konsep yang diterapkan dikenal sebagai multi exit dan multi entry, yang memungkinkan siswa tidak terikat pada satu jalur pembelajaran yang kaku. Sistem ini didukung dengan penggunaan modul pembelajaran serta platform digital untuk menunjang pemahaman materi secara lebih mendalam.

Selain aspek akademik, sekolah juga memberikan perhatian terhadap kondisi sosial peserta didik. Sebagian siswa berasal dari latar belakang keluarga dengan tantangan tertentu, sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih personal dalam proses pendidikan.

Untuk itu, sekolah menghadirkan layanan pendukung seperti bimbingan belajar tambahan, konseling, serta pendampingan psikolog. Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi dengan instansi terkait guna memastikan kebutuhan siswa terpenuhi secara menyeluruh.

Metode pengajaran di kelas juga mengadopsi sistem co-teaching, di mana satu guru utama didampingi tenaga pendidik lain. Pendekatan ini memungkinkan siswa yang mengalami kesulitan belajar tetap mendapatkan perhatian khusus, sementara siswa dengan kemampuan lebih diberikan materi pengayaan.

Pihak sekolah menilai, pendekatan ini mampu membuka peluang bagi setiap peserta didik untuk berkembang sesuai potensinya, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Dengan sistem yang lebih adaptif, sekolah berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan berkelanjutan.

(gun).

Berita Terkait

Mas Ipin Tinjau Jalan Krandekan-Gandusari, Perbaikan 5,5 Kilometer Segera Dimulai
Mas Ipin Cek Langsung Data Warga Miskin, Temukan Masalah yang Tak Terlihat di Atas Kertas
Wabup Syah: Perubahan APBD 2026 Perkuat Ruang Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat Trenggalek
Hari Jadi ke-832 Meriah, Mas Ipin Ingatkan Masih Banyak Pekerjaan untuk Trenggalek
DPRD Trenggalek Siapkan Skema Dana Cadangan Pilkada, Usulan Rp40 Miliar Dicicil Dua Tahun
Bupati Arifin Tutup Hari Jadi Trenggalek ke-832 dengan Wayang Kulit dan Undian Motor
Bupati Arifin Pimpin Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek ke-832, Petani Bawa Hasil Bumi
Jelang Hari Jadi ke-832, Bupati Trenggalek Ziarah ke Makam Para Pendahulu

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 00:19 WIB

Mas Ipin Tinjau Jalan Krandekan-Gandusari, Perbaikan 5,5 Kilometer Segera Dimulai

Rabu, 9 September 2026 - 23:58 WIB

Mas Ipin Cek Langsung Data Warga Miskin, Temukan Masalah yang Tak Terlihat di Atas Kertas

Selasa, 8 September 2026 - 15:54 WIB

Wabup Syah: Perubahan APBD 2026 Perkuat Ruang Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat Trenggalek

Senin, 7 September 2026 - 18:44 WIB

Hari Jadi ke-832 Meriah, Mas Ipin Ingatkan Masih Banyak Pekerjaan untuk Trenggalek

Kamis, 3 September 2026 - 19:09 WIB

DPRD Trenggalek Siapkan Skema Dana Cadangan Pilkada, Usulan Rp40 Miliar Dicicil Dua Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:41 WIB

Bupati Arifin Tutup Hari Jadi Trenggalek ke-832 dengan Wayang Kulit dan Undian Motor

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Bupati Arifin Pimpin Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek ke-832, Petani Bawa Hasil Bumi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Jelang Hari Jadi ke-832, Bupati Trenggalek Ziarah ke Makam Para Pendahulu

Berita Terbaru