Trenggalek Masih Kekurangan Dokter, Distribusi Layanan Kesehatan Jadi Tantangan

- Pewarta

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek, Lumineerdaily – Kabupaten Trenggalek hingga kini belum memenuhi kebutuhan tenaga dokter yang memadai, baik dari sisi jumlah maupun distribusi di berbagai fasilitas kesehatan. Kondisi ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk menyediakan pelayanan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Trenggalek, Sunarto, mengungkapkan berdasarkan standar rasio tenaga medis, daerah membutuhkan 11,76 dokter per 1.000 penduduk. Namun saat ini rasio yang tersedia baru mencapai 8,56 dokter per 1.000 penduduk, atau masih kurang sekitar 3,2 dokter per 1.000 penduduk.

“Rasio yang kami gunakan mencakup seluruh dokter, baik dokter umum, dokter gigi, maupun dokter spesialis. Saat ini masih ada kekurangan yang perlu segera dipenuhi,” kata Sunarto.

Kekurangan tenaga medis tidak hanya soal jumlah, tetapi juga distribusi di tiap fasilitas kesehatan. Beberapa layanan kesehatan tertentu dinilai masih membutuhkan tambahan dokter spesialis agar dapat memberikan layanan optimal.

Untuk mengatasi kekurangan ini, Dinkes PPKB melakukan sejumlah langkah strategis. Di antaranya adalah menambah formasi dokter Aparatur Sipil Negara (ASN) dan membuka kesempatan bagi dokter untuk mengikuti program pendidikan lanjut spesialisasi penyakit tertentu.

“Langkah-langkah ini dilakukan agar kebutuhan dokter dapat tercukupi dan setiap layanan kesehatan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” jelas Sunarto.

Dengan pemenuhan tenaga medis yang lebih optimal, pemerintah daerah menargetkan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan perbaikan layanan medis di seluruh kabupaten. Langkah ini dianggap penting untuk mendukung kualitas kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

“Kami berharap dengan tercukupinya tenaga medis, layanan kesehatan di Trenggalek dapat lebih merata dan berkualitas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bayi Laki-laki Ditemukan Terlantar di Teras Rumah Warga Trenggalek, Polisi Selidiki Pelakunya
Realisasi PAD Diskomidag Trenggalek Baru 29,5 Persen, Wajib Retribusi Diimbau Segera Melunasi Tunggakan
DPRD Trenggalek Dorong Gedung Rawat Inap Jiwa RSUD Soedomo Segera Dibangun
DPC Ormas 212 Trenggalek Resmi Dikukuhkan, Fokus Perkuat Peran Sosial di Tengah Masyarakat
Warga Patungan Beli Tanah Sekolah, Pemkab Trenggalek Kemana? Tanah SDN 1 Sengon Jadi Tanda Tanya Besar
VIRAL! DUGAAN BISNIS LKS DI MIN 1 TRENGGALEK, PLT KEPALA MTSN BELUM BERI KLARIFIKASI
Kasus DBD Menurun, Dinkes Trenggalek Minta Warga Tidak Abaikan Pencegahan
Bupati Trenggalek Lepas Sekda Edy Soepriyanto Purna Tugas, Transisi Kepemimpinan Birokrasi Disiapkan

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:07 WIB

Bayi Laki-laki Ditemukan Terlantar di Teras Rumah Warga Trenggalek, Polisi Selidiki Pelakunya

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:25 WIB

Realisasi PAD Diskomidag Trenggalek Baru 29,5 Persen, Wajib Retribusi Diimbau Segera Melunasi Tunggakan

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:34 WIB

DPRD Trenggalek Dorong Gedung Rawat Inap Jiwa RSUD Soedomo Segera Dibangun

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:26 WIB

DPC Ormas 212 Trenggalek Resmi Dikukuhkan, Fokus Perkuat Peran Sosial di Tengah Masyarakat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:33 WIB

Warga Patungan Beli Tanah Sekolah, Pemkab Trenggalek Kemana? Tanah SDN 1 Sengon Jadi Tanda Tanya Besar

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:59 WIB

VIRAL! DUGAAN BISNIS LKS DI MIN 1 TRENGGALEK, PLT KEPALA MTSN BELUM BERI KLARIFIKASI

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:57 WIB

Kasus DBD Menurun, Dinkes Trenggalek Minta Warga Tidak Abaikan Pencegahan

Jumat, 26 Juni 2026 - 03:24 WIB

Bupati Trenggalek Lepas Sekda Edy Soepriyanto Purna Tugas, Transisi Kepemimpinan Birokrasi Disiapkan

Berita Terbaru